621 Warga Kurang Mampu Diguyur Jamsosratu

SEPATAN TIMUR, SNOL- Sebanyak 621 warga kurang mampu secara ekonomi dari Kecamatan Mauk, Sukadiri, Sepatan, dan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang diberi bantuan tunai sebesar Rp2.250.000 per tahun dari Program Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten. Pemberian secara simbolis digelar di aula kantor Kecamatan Sepatan Timur, Jumat (8/12).

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Banten Fraksi PKS Asnin Syafiuddin, Pendamping Jomsosratu Basyarudin Sekretaris Camat (Secam) Sepatan Timur Saedaman.

Pendamping Jamsosratu Basyarudin mengatakan, jumlah penerima program Jamsosratu sebanyak 621 warga kurang mampu secara ekonomi tersebut terbagi empat kecamatan di Tangerang Utara yakni Kecamatan Mauk, Sukadiri, Sepatan dan Sepatan Timur.

“Pemberian bantuan Jamsosratu sebesar Rp2.250.000 pertahun untuk satu warga itu melalui transfer bank yang langsung dikirim ke rekening penerima,” kata Basyarudin kepada Satelit News usai memberikan secara simbolis bantuan, Jumat (8/12).

Basyarudin berharap, para penerima tidak berperilaku konsumtif. Sebab bantuan tunai program Jamsosratu ini dipeuntukan untuk pendidikan sekolah anak dan kesehatan. “Tentu saya berharap bantuan tersebut dapat dipergunakan sebaik-baiknya untuk pendidikan dan kebutuhan pokok dan  tidak konsumtif,” ujarnya.

Anggota DPRD Banten dari Fraksi PKS Asnin Syafiuddin menambahkan, Asnin Syafiuddin mengungkapkan warga empat kecamatan yang mendapatkan bantuan Jamsosratu dengan rincian Kecamatan Mauk sebanyak 172 orang, Kecamatan Sukadiri 149 orang, Kecamatan Sepatan 150 orang dan Kecamatan Sepatan Timur 150 orang. “621 orang tersebut mendapatkan bantuan perorangnya sebesar Rp2.250.000, untuk digunakan dalam pendidikan dan kesehatan,” tuturnya.

Salah seorang warga Sepatan Timur penerima bantuan Jamsosratu Tuti Auliah mengaku merasa bersyukur atas bantuan yang diberikan Pemprov Banten. Bantuan berupa uang tuna tersebut akan ia pergunakan untuk kebutuhan biaya pendidikan anaknya yang masih dibangku sekolah dasar. “Alhamdullilah Buat bayar sekolah, beli seragam, buku, sepatu sekolah,” singkatnya. (imron/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.