Antrean Perekaman E-KTP Membludak

Kecamatan Cikupa Buka Layanan Sabtu-Minggu

 CIKUPA, SNOL— Ratusan warga mengantre layanan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) di Kantor Kecamatan Cikupa, Jumat (8/12). Guna melayani warga yang belum melakukan perekaman, pemerintah kecamatan setempat membuka pelayanan di hari Sabtu dan Minggu.

Camat Cikupa Hendar Herawan mengatakan, berdasarkan data base Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang bahwa ada 33.000 warga Kecamatan Cikupa yang belum melakukan perekaman E-KTP, dari 600.000 warga Kabupaten Tangerang belum melakukan perekaman.

“Sejak pekan terakhir bulan November kami sudah membuka layanan E-KTP para hari Sabtu dan Minggu. Alhasil, hingga 7 Desember ini, sudah ada 1.067 warga yang sudah melakukan perekaman,” ungkapnya kepada Satelit News, di ruang kerjanya kemarin.

Hendar mengaku sudah menyiapkan strategi khusus guna mendorong warga agar melakukan perekaman E-KTP. Apalagi, Kecamatan Cikupa dengan jumlah penduduk 199.699 jiwa, terdiri dari 100.868 laki-laki dan 98.831 perempuan, tersebar di 12 desa dan 2 kelurahan.

“Jadi dalam satu hari, warga dari dua desa yang belum melakukan perekaman bisa datang ke Cikupa. Kami sudah menyebarkan jadwal perekaman, yang isinya juga nama-nama warga yang belum melakukan perekaman. Ini upaya agar tidak membludak,” tandasnya.

Sebelumnya, Hendar mengaku, pihak desa dan kelurahan sudah lebih dahulu melakukan pencocokan pada data base dari Disdukcapil atas warga yang belum melakukan perekaman. Seperti menandai warga yang telah meninggal, warga yang pindah dari wilayah Cikupa, atau warga pendatang yang bertempat tinggal di Cikupa.

“Nah, undangan perekaman yang kita sebar ke seluruh warga Cikupa yang belum perekaman itu sudah disortir dan valid,” imbuhnya.

Selain itu kata Hendar, sarana dan prasarana penunjang kenyamanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat juga dilengkapi, seperti penambahan kursi di teras kantor hingga menyiapkan tenda di halaman parkir jika ruang tunggu membludak, menyediakan ruang menyusui, tempat bermain anak dan lainnya.

“Intinya, meskipun warga mengantre lama, mereka tetap nyaman. Apalagi kalau hari biasa, itu ibu-ibu bawa anak-anaknya. Kalau bapak-bapak kebanyakan itu hari Sabtu dan Minggu pas libur kerja kayaknya,” paparnya.

Hendar juga mengaku kerap menyampaikan himbauan agar warga yang belum melakukan perekaman E-KTP untuk segera melakukan perekaman, saat acara-acara Peringatan Hari Besar Islam (PHBI). “Alhamdulillah, upaya dan terobosan kami juga selalu didukung oleh pimpinan dalam hal ini Bupati Tangerang dan Sekda,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid mendukung upaya peningkatan pelayanan perekaman E-KTP yang nyaman kepada masyarakat. “Mudah-mudahan, warga yang belum merekam E-KTP untuk segera melakukan perekaman,” tukasnya. (aditya/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.