Pemprov Raih Penghargaan Paramakarya

JAKARTA, SNOL—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meraih penghargaan produktifitas paramakarya tahun 2017. Penghargaan diberikan Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di Gedung Serbaguna Kementrian Ketenagakerjaan RI, pada Jumat (8/12).

Paramkarya sendiri merupakan penghargaan produktivitas tingkat nasional yang diberikan Presiden RI melalui Kementerian Ketenagakerjaan RI, yang digelar setiap dua tahu sekali pada tahun ganjil. Andika Hazrumy yang dalam hal ini mewakili Gubernur Provinsi Banten, Wahidin Halim berhasil mendapatkan penghargaan lantaran peran serta pemerintah yang dinilai telah berhasil membina perusahaan CV Shaniqua Marigold Bamboo yang berhasil mendapat penghargaan Paramkarya.

Dalam sambutannya Wapres Jusuf Kalla menyatakan apresiasinya kepada perusahaan yang mengelola produk sehingga memberikan nilai tambah dan bisa bersaing. “Jika tidak membuat produk baik, bisa kalah dengan produk negara lain (seperti) produk China, produk Vietnam, produk Thailand,” ujar Wapres.

Selain itu, Jusuf Kalla juga mendorong perusahaan dan pemerintah untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja melalui pendidikan dan pelatihan. “Pelatihan agar ‘skill’-nya naik, agar bisa bersaing dengan luar negeri dan `automation’,” ujarnya.

Sementara Wakil Gubernur Provinsi Banten, Andika Hazrumy mengaku bangga atas prestasi yang telah berhasil diraih Pemprov Banten, terlebih apresiasinya diberikan kepada CV Shaniqua Marigoold Bamboo yang telah berhasil meraih penghargaan lantaran dapat menunjukan cara bekerja yang produktif yaitu efektif, efisien bekualitas dan ramah lingkungan.

“Tentu ini sebuah kebanggan bagi kami, dengan ini menunjukan bahwa Banten mampu menciptakan produk yang dapat bersaing dengan menerapkan konsep kualitas dan produktifitas yang baik,” ujar Andika Hazrumy

Lebih lanjut dirinya berharap dengan diberikannya penghargaan tersebut, dapat memotivasi perusahan-perusahaan lainya baik perusahaan besar, menengah atau ditingkat UMKM agar mampu menciptakan produk unggulan dengan cara kerja yang produktif (efektif, efisien bekualitas dan ramah lingkungan) yang disinyalir memegang peranan paling tinggi yaitu sekitar 70 persen dalam mempengaruhi perbedaan output per tenaga kerja di bandingkan dengan dua faktor lainnya yaitu jumlah dan latar belakang pendidikan serta dukungan modal.

“Kami ingin konsep cara bekerja produktif tersebut dapat diterapkan oleh perusahaan lainnya, diharapkan penghargaan ini dapat menggerakan perusahaan lain untuk turut meningkatkan produktivitas,” lanjutnya

Perlu diketahui bahwa dalam penganugrahan paramakarya tahun 2017 tersebut, Wapres RI Jusuf Kalla membagikan penghargaan kepada 30 perusahaan se-Indonesia yang terdiri dari 1 perusahaan besar, 14 perusahaan menengah, dan 15 perusahaan kecil. CV Shaniqua Marigoold Bamboo asal Rangkasbitung Kabupaten Lebak yangbergerak dibidang furniture dari bambu tersebut dinyatakan layak menerima penghargaan setelah sebelumnya telah dilakukan oleh penilaian oleh dewan juri dengan nilai 514,4. (dm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.