Rp 2 M untuk Bantuan Kebencanaan

KAB SERANG, SNOL—Badan Penggulangan Bencana Daer­ah (BPBD) Kabupaten Serang memprediksi cuaca buruk akan terjadi hingga awal tahun 2018. Namun mereka memastikan ketersediaan bantuan bagi kor­ban bencana alam masih aman, karena dana kebencanaan untuk stok saat ini masih ada sekitar Rp 150 juta, dan 2018 dicanang­kan senilai Rp 2 miliar.

Kepala Pelaksana BPBD Ka­bupaten Serang, Nana Sukmana Kusuma mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau cuaca buruk yang melanda di wilayah Kabupaten Serang. Bahkan se­tiap tiga hari ramalan cuaca se­lalu disampaikan oleh BMKG. “Warning itu memang sampai bulan Januari, tapi kita tidak bisa memprediksi jauh, itu kondisi alam,” kata Nana, Senin (11/12).

Namun ia menegaskan BPBD akan tetap siaga penuh, mu­lai dari personel, komunikasi informasi, sistem informasi, sarana prasarana dan buffer stock. Selain itu, kata dia un­tuk memaksimalkan penan­ganan bencana alam, Bupati Serang,Ratu Tatu Chasanah mengeluarkan imbauan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan di wilayah Kabupaten Serang tetap memperhatikan cuaca ekstrem.

“Yang pasti BPBD siaga penuh, dan BPBD terus siaga selama 24 jam. Tapi masyarakat juga harus tetap waspada, selokan-selo­kan segera dirapihkan, kalau ada tanda-tanda banjir segera hubungi kami, terus pohon-po­hon besar di dekat rumah segera dipotong lah, jangan menunggu tumbang,” kata Nana.

Ia juga memastikan ban­tuan buffer stock bagi korban bencana alam saat ini masih dinyatakan aman. Adapun anggaran yang tersedia untuk bantuan bencana alam terse­but hingga Desember 2017 ini masih tersisa sekitar Rp 150 juta. “Pokoknya aman, bantuan buffer stock itu kan kalau habis ada BPBD kabupaten lain, ada BPBD Provinsi, ada BNPB, siap back up, upaya-upaya itu masih kita lakukan, no problem. Ang­garan untuk data kebenca­naa semua sudah disiapkan, kita siapkan Rp 2 miliar untuk 2018,” pungkasnya. (made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.