Si Codet Tewas Ditembus Peluru Polisi

TANGERANG, SNOL Berakhir sudah petualangan si Codet di dunia kejahatan. Pria bernama Muhamad Hasan Basri yang dikenal sadis saat melakukan aksinya itu tewas setelah dadanya ditembus timah panas polisi, Selasa (12/12) malam.

Menurut keterangan polisi, Codet merupakan residivis curanmor tahun 2015. Dalam setiap aksinya, warga Kampung Dongkal Kelurahan Gaga, Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang itu tidak segan-segan melukai serta membunuh korbannya.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan, mengatakan, penangkapan dan penembakan terhadap Codet terjadi di kawasan Neglasari, Kota Tangerang, pada Selasa (12/12. Sebelum ditembak, Codet mencuri sepeda motor di pelataran parkir Kafe Bewok, Jalan Raya Perancis, RT04/08, Kelurahan Benda.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi pasca terjadinya curanmor di Kafe Bewok, Tim Resmob Sat Reskrim Polresto Tangerang Kota langsung melakukan penyelidikan terhadap identitas pelaku. Hasilnya, didapat identitas tersangka atas nama Codet,” ujar Harry kemarin.

Selanjutnya, pada Selasa malam sekitar pukul 21.15 WIB, Tim Resmob melakukan pemantauan di sekitar Kecamatan Neglasari, tepatnya di Jalan Iskandar Muda, Kelurahan Selapajang, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Dari sana, polisi melihat Codet bersama rekannya hendak memetik sepeda motor Honda Beat yang sedang terparkir di pinggir jalan.

“Setibanya di Jalan Iskandar Muda, Tim Resmob melihat kendaraan roda dua merek Suzuki Satria FU warna hitam No Pol B-3568-BXD yang merupakan motor hasil curian di Kafe Bewok. Di tempat itu, Codet hendak mencuri Honda Beat bernopol B-3689-CDK yang sedang terparkir di pinggir jalan,” sebut Harry.

Polisi yang sudah melakukan pemantauan langsung bergerak cepat melakukan penangkapan. Namun, Codet berusaha melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat B 3689 CDK yang baru dipetiknya di Jalan Iskandar Muda. Sedangkan motor Suzuki Satria FU B 3568 BXD yang dikendarainya di tinggal di lokasi.

Polisi sempat memberikan tembakan peringatan, namun Codet tidak mau berhenti. Tidak ingin kecolongan, polisi langsung melesakkan tembakan ke arah dada.

“Sekitar jarak 4 km dari tempat kejadian perkara (TKP), Codet berhenti dan berusaha mengambil senjata api rakitan jenis revolver yang diselipkan di pinggang celananya. Mengetahui hal tersebut Tim Resmob melakukan tindakan tegas berupa penembakan ke arah dada pelaku, dan Codet pun jatuh tersungkur. Seorang pelaku lainnya yang tidak dikenal berhasil kabur,” ungkap Kapolres.

Sekitar pukul 23.00 WIB, Codet dibawa ke Unit Gawat Darurat RSU Kabupaten Tangerang untuk dilakukan perawatan. Nahas, setibanya di rumah sakit tim dokter menyatakan Codet sudah meninggal dunia.

Dari tangan Codet, polisi menyita sepucuk pistol rakitan jenis revolver lengkap dengan 4 butir peluur. Polisi juga menyita dua motor hasil curian Codet sebagai barang bukti. Kini kedua barang bukti tersebut berada di Polresto Tangerang Kota. (irfan/gatot/satelitnews)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.