Ditinggal Kerja, 3 Rumah Hangus Jadi Abu

Diduga Akibat Konsleting Listrik

PANDEGLANG,SNOL–Sedikitnya tiga rumah semi permanen di Kampung Gunung Tanggeran, Desa Baturanjang, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, hangus terbakar dan jadi abu, yang dipicu akibat konsleting lis­trik, sekitar pukul 09.30 WIB, Senin (25/12). Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Seorang korban kebakaran, Rasad mengaku, saat kejadian ia sedang bera­da diluar rumah (bekerja). Makanya, ia tidak mengetahui awal mulanya keba­karan itu terjadi. “Saya tahunya, rumah sudah terbakar. Saya diberi tahu warga (tetangga,red). Pada saat bekerja, saya langsung pulang dan melihat sepa­ruh rumah sudah habis terbakar,” kata Rasad, Senin (25/12).

Waktu itu juga katanya, ia bersama warga mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tapi, api tak terkendalikan dan terus berkobar, hingga merambat ke rumah tetangganya. Menu­rutnya, api yang membakar rumahnya itu berawal dari rumah (alm) Siti.

“Saya bersama warga sudah mencoba memadamkan api. Tetapi, api sulit di­padamkan, sehingga semua isi rumah ikut menjadi arang dan rumah tetangga juga ikut terbakar, walau hanya sedikit. Alhamdulillah, tidak ada korban, hanya barang-barang berharga kami ludes terbakar,” keluhnya.

Bidang Operasional Taruna Siaga Bencana (Tagana) Pandeglang, Elay membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, untuk sementara ini ke­bakaran diduga akibat konsleting lis­trik. Karena, menurut keterangan yang didapatnya, bahwa kebakaran bermula dari atap salah satu rumah warga.

“Ada tiga rumah yang terbakar, yakni milik (alm) ibu Siti, Rasad dan Winah. Kerugian dalam kebakaran itu menca­pai puluhan juta, karena rumah milik (alm) Siti dan Rasad rata dengan tanah, berikut barang-barang berharganya menjadi arang. Kalau rumah Winah, hanya sedikit saja yang terbakar, karena api berhasil dipadamkan,” terangnya.

Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, Ade Mulyana juga membenarkan kejadian tersebut. Bahkan katanya, saat ini pi­haknya bersama Tagana Pandeglang sedang membantu membereskan pu­ing-puing sisa kebakaran, serta menda­ta korban agar mendapat bantuan dari instansi terkait Dinas Sosial (Dinsos) dan yang lainnya.

“BPBD siap menurunkan bantuan kedaruratan bencana berupa logistik saja. Kami akan upayakan, para kor­ban mendapat bantuan material untuk membangun kembali rumahnya. Un­tuk sementara, korban tinggal di rumah saudaranya masing-masing,” imbuh­nya. (nipal/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.