Akibat Tungku Masak, Satu Rumah Musnah

Korban Masih Tunggu Bantuan Pemerintah

BAYAH, SNOL—Sebuah rumah semi permanen, milik Jamsuri (45) di tengah perkebunan kelapa sawit di Kampung Cikawung, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, musnah terbakar. Diduga, kebakaran tersebut akibat api dari tungku tem­pat memasak, yang lupa dimatikan saat pemiliknya hendak meninggal­kan rumah, sekitar pukul 21.00 WIB, Selasa (26/12) lalu.

Tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian materil mencapai belasan juta rupiah. Bahkan, korban harus mengungsi ke tempat lain untuk sementara waktu, karena rumahnya tak bisa ditempati.

Informasi yang berhasil dihim­pun dari Relawan Badan Penang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Bayah, Agus mengung­kapkan, sekitar satu jam sebelum kejadian, Jamsuri diketahui sedang memasak air.

Setelah memasak air, Jamsuri terlihat meninggalkan rumah untuk beraktivi­tas. Saat meninggalkan rumah, rupanya korban lupa mematikan api yang masih menyala di dalam tungku di dapur ru­mahnya. Sehingga, api-pun membakar dinding dapur rumahnya yang terbuat dari bilik bambu.

“Warga sekitar sempat berusaha memadamkan api, dengan peralatan pemadam seadanya. Namun, material pada rumah tersebut mudah terbakar, sehingga api dengan cepat membakar semua isi rumah Jamsuri,” kata Agus kepada Satelit News, melalui telepon selulernya, Rabu (27/12).

Menurutnya, dibagian dapur rumah Jamsuri banyak benda yang mudah ter­bakar juga. Maka, api dengan mudah membakar dinding dapur dan dengan cepat merambat keseluruh benda lain­nya. Bahkan, dalam hitungan menit, berhasil membakar seluruh bagian ru­mah Jamsuri.

“Kejadian ini sudah dilaporkan ke BPBD Lebak, agar segera ditindaklanju­ti bantuan kedaruratannya,” tandasnya.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Kaprawi membenarkan keja­dian itu. Setelah mendapat laporan dari relawan BPBD setempat tambahnya, pihaknya langsung memerintahkan anggota BPBD untuk segera mendistri­busikan bantuan kedaruratan kepada korban kebakaran.

“Kebakaran itu terjadi, murni akibat keteledoran pemiliknya yang lupa me­madamkan api di tungku, saat mening­galkan rumah,” terang Kaprawi. (muly­ana/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.