Tabung Gas Bocor, 5 Rumah Terbakar

Korban Masih Mengungsi

PANDEGLANG,SNOL–Peringatan keras bagi warga pengguna tabung gas el­piji di rumahnya, sebelum digunakan, pastikan selang sambungan ke kompor dalam keadaan tertutup rapat dan tak terjadi kebocoran. Karena, akibatnya akan sangat fatal.

Seperti yang terjadi di Kampung Ciruang RT 20/05, Desa Caringin, Ke­camatan Labuan, Kabupaten Pande­glang. Sebanyak 5 rumah di daerah tersebut habis terbakar yang diduga adanya kebocoran tabung gas.

Informasi yang dihimpun, kebakaran yang terjadi diduga akibat kebocoran pada tabung gas, terjadi sekitar pukul 18.50 WIB, Selasa (26/12) lalu. Kelima rumah yang hangus jadi arang itu, diketahui milik Agus, Asep, Ariyanto, Sapri dan Alit.

Dari masing-masing korban terse­but yakni, Agus harus rela kehilangan rumah dan benda berharganya sep­erti TV, DVD, Lemari Es (Kulkas), salon, rak, lemari dan isinya, termasuk uang tunai sebesar Rp 2,5 juta.

Korban lainnya, Asep juga harus rela kehilangan TV dua unit, parabola, le­mari es, tabung gas, motor, uang sebe­sar Rp 1,4 juta dan barang berharga lainnya. Untuk Ariyanto, kehilangan le­mari, tempat tidur, uang sebesar Rp 400 ribu dan barang berharga lainnya.

Sedangkan Sapri, kehilangan salon, DVD, uang sebesar Rp 2,2 juta, tempat tidur dan barang berharga lainnya, se­mentara Alit, kehilangan warung sem­bako, TV, DVD, uang sebesar Rp 13 juta dan barang-barang berharga lainnya.

Ketua RT 02 Kampung Ciruang, Ade mengungkapkan, kebakaran hebat yang menghabiskan lima rumah warganya itu, bermula akibat kebocoran selang tabung gas ukuran 3 Kg di rumah Asep. Pada saat itu katanya, api dari kompor menyam­bar ke selang gas yang bocor dan baunya sudah menyebar di dapur. Sehingga, api membesar membakar rumah korban.

Karena api begitu besar tambahnya, akhirnya merambat ke rumah tetangg­anya dan nyambung hingga lima rumah yang habis terbakar. “Saat itu Asti (istri Asep,red) hendak memasak. Asti dan ke­luarganya sudah mencium bau gas. Hing­ga mereka panik, langsung berhamburan keluar rumah. Selang beberapa menit, ter­jadilah sebuah ledakan di rumahnya, serta menimbulkan api yang cukup besar, sam­pai akhirnya api-pun merambat ke rumah tetangganya,” terang Ade, Rabu (27/12).

Seorang saksi mata, Mulyana menam­bahkan, saat kejadian ia bersama warga lainnya berupaya memadamkan api den­gan peralatan seadanya. “Akan tetapi, kami tidak mampu memadamkan api tersebut. Alhamdulillah, jam 20.30 WIB tim Pemad­am Kebakaran (Damkar) dibantu aparat desa, anggota koramil, polsek dan warga sekitar, berusaha memadamkan api terse­but. Hingga berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.30 WIB,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Desa (Sekdes) Caringin, Yana Heryana membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia juga mengaku, sudah melakukan pendataan untuk dilaporkan ke Pemerintah Kabu­paten (Pemkab) Pandeglang.

“Untuk sementara, korban dan keluar­ganya dievakuasi ke rumah warga lain­nya, dan belum ada kepastian mereka akan tinggal dimana. Kami juga masih berupaya mencari solusinya. Tapi, kami sudah mendata dan menyetorkan data korban ke Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Dae­rah (BPBD) Pandeglang,” pungkasnya.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabu­paten Pandeglang, Ade Mulyana member­narkan kejadian tersebut. Bahkan katanya, pihaknya langsung mengerahkan sekitar 3 unit mobil Damkar untuk mengatasi keba­karan tersebut. Beruntung, tidak ada kor­ban jiwa dalam musibah tersebut.

“Semua penghuni atau pemilik rumah langsung berhamburan keluar, meny­elamatkan diri. Hanya saja, barang ber­harga dan rumah korban saat ini tinggal arang,” imbuhnya. (nipal/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.