Polisi Sebut Hilangnya ZA, Janggal

SEPATAN, SNOL—Polisi Sektor (Polsek) Sepatan menilai hilangnya ZA (35) warga Kampung Pisangan, Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan di sungai Cirarab pada, Selasa (26/12) janggal. Pasalnya ZA yang tengah berada di lo­kasi perjudian saat penggerebekan yang dilakukan oleh Tim Buser dari Polsek Sepatan dikenal memiliki kemampuan berenang.

Namun begitu, Polsek Sepatan diban­tu oleh anggota TNI Sepatan, Taggana, dan warga terus melakukan peyisiran di sepajang sungai Cirarab dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga ke hilir sungai Cirarab

“Kami menilai jika ZA hilang karena terbawa arus sungai Cirarab janggal, pas­alnya dari keterangan pihak keluarga ZA memiliki kemampuan berenang,” ujar Kapolsek Sepatan, AKP. I Gusti Moch Sug­iarto kepada Satelit News, Kamis (28/12).

I Gusti menuturkan, kronologis pegerebegan perjudian di Kampung Gerudug berdasarkan informasi warga yang resah lingkungannya dijadikan tempat perjudian oleh warga yang berasal dari luar Kampung Gerudug. Mendapat laporan warga tersebut, ang­gota Polsek Sepatan langsung menuju ke lokasi. “Benar saja saat anggota saya ke lokasi para pejudi langsung kabur melihat kedatangan polisi. Kami han­ya bisa mengamankan sepuluh motor yang di duga milik para penjudi,” kata I Gusti.

Menurut I Gusti, pasca pegerebegan perjudian di Kampung Gerudug, Ma­polsek Sepatan didatangi warga yang mau mengambil motor tersebut namun pihaknya menyarankan agar motor tersebut diambil oleh pemilik asli na­mun hingga pada Senin (25/12) tidak ada satu pun yang datang kembali.

Baru pada Selasa (26/12) pihaknya mendapat laporan orang hilang berin­sial ZA. “Kita tetap merespon laporan kehilangan orang dengan cara meng­gali informasi termasuk informasi yang di dapat bahwa lokasi Sungai Cirarab di TKP tersebut tidak dalam dan arus air tidak kencang,” tuturnya.

I Gusti menambahkan, untuk meleng­kapi informasi laporan kehilangan warga berinsial ZA yang diduga pelaku perju­dian. Pihaknya sedang memburu rekan ZA untuk dimintai keterangan kebenaran informasi ZA terjun ke sungai Cirarab saat pegerebegan. “Saya juga meminta kerjasama keluarga ZA untuk menunju­kan rumah rekan ZA yang sampai saat ini belum ditunjukan. Sambil pihaknya terus melakukan pencarian ZA,” pungkasnya.

Sebelumnya warga Kampung Pisan­gan, Kayu Agung, Sepatan, Kabupaten Tangerang sedang geger. Mereka men­cari keberadaan warga setempat berini­sial ZA yang dilaporkan hilang sejak Se­lasa, 26 Desember 2017 lalu.

ZA (35) diduga hilang terbawa arus kali Cirarab ketika berusaha melarikan diri ketika digerebek polisi, Kamis (21/12) malam. ZA terjun ke kali Cirarab diger­ebek Polsek Sepatan saat sedang berjudi bersama kawan-kawannya di kawasan industri Mekar Jaya di Kampung Gerudug Desa Mekar Jaya RT 04 RW 02, Sepatan.

Saril, warga kampong Geruduh men­gatakan berdasarkan keterangan yang dihumpunnya, ZA terjun ke kali Cirarab ketika penggerebekan. Dia sempat minta tolong namun tidak dipedulikan temannya karena takut dengan kehadiran polisi.

Menurut Saril, istri ZA yang meru­pakan warga Kampung Gerudug baru sadar suaminya hilang pada hari ke em­pat pascapenggerebegan perjudian kar­tu. Biasanya, ZA tidak pulang ke rumah selama tiga hari jika sedang berjudi dan ditanngkap polisi. (imron/hendra)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.