Ribuan Warga Padati Puspem

Nikmati Kembang Api di Perayaan Tahun Baru

TANGERANG, SNOL—Pusat Pemerin­tahan (Puspem) Kota Tangerang, Jalan Satria Sudirman, Tangerang, diger­uduk ribuan warga, Minggu (31/12). Gelombang massa mulai nampak selepas petang di pelataran Masjid Al Azhom. Massa yang datang beserta keluarga mengikuti ragam gelaran seni menyambut pergantian tahun.

Perayaan Tahun Baru yang di­pusatkan di puspem tersebut di­awali dengan pelaksanan Tabligh Akbar di Masjid Raya Al Azhom. Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah serta wakilnya Sachrudin turut ha­dir dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutan, Arief menyebut, peran-serta masyarakat sangat penting dalam menghadapi beragam persoa­lan di Kota Tangerang.

Persoalan lingkungan misalnya, Arief berharap kesadaran menjaga lingkungan dapat ditingkatkan ma­syarakat Kota Tangerang di tahun baru ini dan seterusnya. Menurut Arief, banjir serta bahayanya timbul bukan karena persoalan cuaca be­laka, kesadaran menjaga lingkungan yang rendah turut jadi penyebab.

“Apalagi kondisi cuaca di awal tahun, (diharapkan) masyarakat bisa men­jaga lingkungan dan meningkatkan kualitas lingkungan, dengan membuat sumur-sumur resapan,” ujarnya.

Selepas pelaksanaan Tabligh Ak­bar, masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya disuguhkan pemutaran film pendek karya sineas muda Kota Tangerang, Pemenang Festival Visu­al Kota Tangerang 2017. Fim tersebut antara lain berjudul ‘Kulantunkan Ar-Rahman’ . Fim ini berhasil me­nyabet juara pertama kategori pela­jar dan mahasiswa di festival terse­but. Film lainnya yakni berjudul ‘Asa’ yang menjadi juara kategori umum dan wartawan.

Penampilan yang tak kalah seru yakni gelaran budaya khas Betawi, Lenong Cempaka dari Kelurahan Sudimara Pinang. Ribuan masyara­kat yang memadati pelataran Pus­pem tampak dibuat terpingkal oleh penampilan para pelaku lenong yang tengah beradu peran.

Menjelang puncak pergantian tahun masyarakat Kota Tangerang yang hadir kembali disuguhkan dengan pertunjukan Video Mapping yang bikin suasana jadi lebih hidup. Terlebih saat pertunjukan kembang api penanda ganti tahun.

Suasana gelap yang ada di pe­lataran Puspem mendadak terang benderang oleh pancaran kembang api dan kilat flash handphone para penonton yang ingin mengabadikan kejadian tersebut.

“Ini luar biasa, enggak masalah kita macet-macetan tadi pas mau kesini, pas lihat video mapping sama kembang apinya subhanallah terbayar,” ujar An­dri yang hadir bersama keluarganya.

Andri juga menjelaskan bahwa dirinya bersama keluarga memang sengaja datang ke Puspem untuk menyaksikan pertunjukan video mapping dan kembang api.

“Tahu dari sosmed aja, ini kan gra­tis apalagi ada lenong bisa lesehan kita sambil bawa bekel dari rumah,” terangnya. (irfan/gatot)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.