28 Ribu Pelanggan PDAM Tak Teraliri Air

KAB SERANG,SNOL—Sekitar 28 ribu pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Albantani Kabupaten Serang tidak teraliri air bersih. Hal itu terjadi lantaran sum­ber air baku yang mereka miliki dari saluran irigasi Pamarayan ditutup se­mentara akibat adanya aktifitas per­baikan saluran irigasi.

Kabag Kepegawaian dan Umum PDAM Tirta Albantani Kabupaten Serang, Arif Setiawan mengatakan, dampak perbaikan saluran irigasi atau buka tutup ini sudah berlang­sung selama satu bulan sejak awal Desember 2017. “Kita sudah mem­buat laporan ke ibu Bupati (Ratu Tatu Chasanah-red), perihal adanya buku tutup dalam rangka perbaikan irigasi. Ya maksudnya diharapkan jangan terlalu tutup full, ada sedikit lah yang dialirkan untuk pelayanan kami,” kata Arif saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (2/1).

Arif mengungkapkan, pekerjaan perbaikan saluran irigasi Pamaray­an ini akan terus berlangsung sam­pai Mei 2018. Tentunya selama itu pula aktifitas buku tutup saluran air, yakni 14 hari tutup dan 16 hari buka akan terus dilakukan. “Memang saya sendiri bingung yah dalam hal ini, khususnya di daerah se­rang timur yah tidak ada back up, kalau saluran irigasi nggak ngalir ya sudah, pada teriak, masyarakat pada komplain,” ujarnya.

Namun untuk mengatasi per­soalan tersebut, ia mengaku se­lama ini mengirimkan bantuan air bersih dengan menggunakan tangki. Selama satu bulan ini, kata dia sudah hampir ada se­banyak 115 tangki air bersih yang sudah dikirim.

“Kalau melihat kondiisi di la­pangan tangki air yang kita kirim saja memang tidak mencukup. Jumlah pelanggan kita saja dari sekitar 31 ribu pelanggan, yang tidak teraliri saat ini ada sekitar 28 ribu dikurangi Kota Serang, hampir semuanya (kekeringan-red),” katanya.

Senada diungkapkan oleh Staf Direktur PDAM Tirta Albantani Kabupaten Serang, Rahmat. Kata dia saat ini instalasi pengolahan air yang tidak produksi saat ini antara lain Kenari, Ciruas, Ci­kande, Carenang, Kragilan dan Kendayakan.(sidik/made)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.