Pencuri Tali Pocong di Ciputat Dibekuk

CIPUTAT,SNOL— Jajaran Polres Kota Tangerang Selatan telah mering­kus pelaku pencurian tali kafan di makam Suhendra alias Capu yang berlokasi di TPU Taman Abadi, Cipu­tat, Tangerang Selatan.

“Ya pelaku berhasil kita amankan,” kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang Selatan, AKP Ahmad Alexander Yurik­ho saat dikonfirmasi, Sabtu (6/1).

Alexander mengatakan, pelaku berinisial Muhamad Irpan (35) dia­mankan oleh jajaran Team Vipers Satreskrim Polresta Tangsel dan Unit Reskrim Polsek Ciputat pada Sabtu (6/1) dini hari.

Kini pelaku sedang diproses se­cara intensif untuk mengetahui motif pelaku mencuri tali kafan tersebut. “Masih dalam pemeriksaan intensif, untuk mengetahui motifnya apa,” ujar Alexander.

Tertangkapnya pria asal Pema­lang Jawa Tengah ini, petugas telah mengamankan barang bukti berupa tongkat kayu, pakaian, celana jeans hingga sandal yang digunakan pelaku saat membongkar makam tersebut.

Aksi pelaku yang berprofesi seba­gai sopir angkotg ini membuat heboh publik. Masih belum jelas apa alasan di balik pelaku mencuri tiga tali po­cong tersebut.

Dijelaskan, peristiwa ini berawal saat almarhum Muhammad Suhen­dra meninggal karena sakit di Mush­olla Al Hasan Khaenah, Kamis, 4 Januari 2018. Oleh pihak keluarga, kemudian Suhendra langsung di­makamkan hari itu juga di Pemaka­man Taman Abadi, RT. 002/003, Ke­lurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat.

Keesokan harinya, Jumat 5 Januari 2018, Deni alias Apung, kerabat almar­hum hendak berziarah ke sana. Tetapi begitu sampai ke lokasi, dia melihat makam Suhendra sudah dalam keadaan terbuka. “Tiga buah papan penutup al­marhum yang berada di bagian kepala, tengah dan kaki sudah terbuka,” ujarnya.

Deni lalu memberitahu rekannya Abdullah alias Acong atas apa yang dilihatnya. Acong pun lalu melapor­kan peristiwa itu ke Polsek Ciputat untuk segera ditindaklanjuti.

Menurut AIPTU Kustam, Binmas Ciputat, dia juga langsung mendatangi TKP untuk mengecek kebenaran. Kata dia, pencurian tali pocong ini baru per­tama terjadi di wilayah Ciputat, Kota Tangerang Selatan. “Almarhum selama hidupnya pernah berguru (menuntut ilmu),” katanya. (jarkasih)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.