THL Bakal diikutsertakan Taspen

CIPONDOH, SNOL—PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) meresmi­kan kantor cabang baru di Jalan KH Hasyim Asyari, Cipondoh, Tangerang, Senin (8/1). Pelayanan sejumlah jaminan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai menjadi lebih dekat dengan kehadiran kantor Cabang Tangerang tersebut. Pengembangan layanan jawatan BUMN itu disebut akan merambah pegawai Pemerin­tahan Daerah (Pemda) non-ASN.

Pelayanan PT Taspen di Tangerang telah dimuali sejak 2010. Kepala Kan­tor PT Taspen Cabang Tangerang, Emma Andriany Kartika mencatat, tidak kurang dari 35.309 orang men­jadi peserta Taspen. Sementara jum­lah peserta pensiun, sambungnya, berjumlah 36.550 orang. Sejumlah peserta tersebut berasal dari Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, serta Kota Tangerang Selatan.

“Jumlah penyaluran dana pensiun berkisar Rp 93,4 miliar,” imbuhnya.

Dia menambahkan, kantor ca­bangnya termasuk salah satu kan­tor yang mengalami peningkatan kapsitas menjadi tipe C. Hal terse­but, sambungnya, dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan mendekatkan dengan peserta di wilayah Tangerang. Sejumlah layan­an bergerak, lanjutnya, dioperasikan untuk menjangkau para ASN.

“Dengan adanya Sahabat Latn­aro (sejahtera berkat layanan tas­pen persero) pensiunan gak harus peserta datang. jadi para peserta cu­kup duduk manis di rumah, dan saat pensiun data itu bisa diterima. Ke de­pan taspen tangerang akan berusaha lebih baik lagi supaya para peserta ini bahagia sejahtera pada saat dia memasuki usia pensiun,” jelasnya.

Sahabat Latnaro merupakan hasil kerjasama PT Taspen dengan Ke­menterian Pendayagunaan dan Re­formasi Birokrasi dengan tiga inovasi pelayanan publik. Pertama layanan klim satu jam, layanan klim otomatis dan aplikasi Simgaji.

Sesuai dengan Peraturan Pemer­intah nomor 80 tahun 2013, PT Tas­pen melayani kepesertaan ASN di instansi pemerintahan. Pengem­bangan layanan tengah digalakkan untuk menjangkau pegawai pemer­intah non-ASN. Emma menjelaskan, peraturan terkait hal tersebut ten­gah dibahas legislatif untuk menga­komodir layanan tersebut. Emma menambahkan, dua jaminan yang akan dikembangkan untuk pegawai pemerintah non-ASN yakni Jaminan Keselamatan Kerja (JKK), serta Jami­nan Kematian.

“Peserta kita ASN, pejabat negara, termasuk anggota DPRD. Tenaga har­ian lepas (THL) sedang dalam revisi undang-undang, kemungkinan akan diikutsertakan untuk JKK, dan Jaminan Kematian di PT Taspen. Rencananya tahun 2018. Kalau untuk honorer itu dari anggaran APBD, kepesertaannya akan ke PT Taspen,” paparnya.

Direktur Umum PT Taspen (Perse­ro) Bagus Rumbogo Bagus mengaku banyak kritik dilayangkan masyara­kat terkait langkah Taspen terus ber­ekspansi membuka kantor cabang baru di tengah derasnya arus layan­an berbasis digitalisasi. Bagus meng­klaim, pengembangan teknologi sebagai basis pelayanan digital akan terus dikembangkan.

“Pembukaan kantor cabang baru ini bagian dari komitmen kita mem­berikan pelayanan terbaik pada peserta Taspen,” katanya.

Saat ini PT Taspen memiliki 55 kantor cabang yang tersebar di 55 kota besar di seluruh Indonesia me­layani 6,7 juta peserta meliputi 4,2 juta PNS aktif dan 2,5 pensiunan PNS. (irfan/gatot)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.