Arief dan Zaki Daftar Bareng

Di Hari Ini Terakhir Pendaftaran

TANGERANG,SNOL—Entah keb­etulan atau tidak, calon tunggal di pilkada Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang daftar ber­samaan di hari terakhir pendaft­aran di KPU, Rabu (10/1). Sebe­lum mendaftarkan diri, kedua petahana ini akan melakukan deklarasi bersama pendukung dan parpol pengusung.

Petahana pilkada Kota Tangerang Arief Wismansyah yang kembali berpasangan dengan Sachrudin rencananya akan mendeklarasikan dirin­ya sebagai pasangan calon di Alun-alun Ahmad Yani, Kota Tangerang. Sedangkan petahana pilkada Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang ber­pasangan dengan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Mad Romli akan deklarasi di Kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Tangerang, Tigaraksa.

“Acara dimulai dengan berdoa bersama di rumah saya, habis itu kita langsung ke Alun-alun Ahmad Yani, habis ashar yakni jam 16.00 WIB acara dimu­lai. Adapun susunan acaranya akan diisi dengan penyampaian orasi dari teman-teman parpol dan juga Insya Allah deklarasi. Setelah itu barulah kita ke KPU menyerahkan berkas-berkas yang berkaitan dengan pendaf­taran. Sebab bagaimana pun besok (hari ini) adalah hari terakhir,” ucap Arief saat jumpa pers di salah satu rumah makan di kawasan Jenderal Sudirman, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Selasa (9/1).

Arief mengatakan, seluruh partai memang pada akhirnya sepakat mengusung dirinya dan Sachrudin sebagai pas­angan calon. Bahkan, ada dua parpol non parlemen yang juga menyampaikan dukungannya untuk memerintah satu peri­ode lagi, yakni Perindo dan PSI. “Tapi buat saya, kita tidak berasumsi memborong partai, sebab dari hasil komunikasi kita semua, teman-teman partai memang mengevaluasi kinerja kita dan berkeinginan agar pe­kerjaaan yang selama ini belum terselesaikan agar tuntas secara sinergis, maka mereka ingin pun ingin bergabung,” ujarnya.

DEKLARASI: Arief R Wismansyah memberikan keterangan pers tentang rencana deklarasi sebagai pasangan calon bersama Sachrudin di pilkada Kota Tangerang kemarin.Istimewa

Arief menambahkan, den­gan atau tanpa lawan pasangan calon sejatinya memang sudah ada pilihan. Karenanya katanya, proses politik di Kota Tangerang bukanlah pada saat setelah pendaftaran sampai pemilihan, melainkan jauh tahapan ber­langsung. “Tapi pada akhirnya realitanya sekarang adalah, saya kembali berpasangan dengan Pak Sachrudin. Karenanya tan­tangan besar buat kita bukan pada saat pemilukada, tapi jus­tru lima tahun ke depan,” ucap­nya.

Ia menyebutkan salah satu persoalan yang paling berat buat pemerintahan ke depan adalah menyelesaikan masalah kemacetan. Karenanya, dalam pilkada ini, dia mengaku tidak ingin mencari lawan. “Termasuk dengan kotak kosong, bila perlu berkawan, sebab kalau berbi­cara kekurangan (dari kandidat-red), saya rasa semuanya punya kekurangan,” ucapnya.

Mengantisipasi minimnya partisipasi masyarakat, menu­rut mantan wakil walikota ini, pihaknya akan menurunkan se­genap elemen pendukung yang ada. “Bukan hanya saya, tapi juga teman-teman partai,” ucap­nya.

Disinggung soal kesepakatan yang dijalin dengan parpol se­hingga bisa memperoleh seluruh kursi, mantan Presiden Direk­tur Sari Asih Group ini mengaku hanya ingin agar diberi ruang saat mereka mengikuti pileg. “Agar jangan sampai mengham­bat mereka parpol), bila perlu malah membantu,” ucapnya.

Untuk diketahui, partai-partai pengusung pasangan Arief-Sachrudin adalah, Partai Demokrat, Partai Golkar, PDIP, Partai Gerindra, PPP, PKB, PKS, PAN, Hanura, NasDem, Perindo dan PSI.

Sementara itu, sekitar 1.500 peserta diperkirakan akan hadir dalam acara deklarasi Ahmed Zaki Iskandar dan Mad Romli di kantor DPD II Partai Golkar Ka­bupaten Tangerang, Tigaraksa, hari ini. “Mereka berasal dari partai pendukung dan relawan,” ujar Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Tangerang Ahmad Jaini saat dihubungi Satelit News, Selasa, (9/1).

Acara deklarasi akan diawali dengan refleksi lima tahun Ka­bupaten Tangerang Gemilang di bawah pimpinan Bupati Zaki Is­kandar dan dilanjutkan dengan pembacaan naskah deklarasi. Kemudian orasi politik dari selu­ruh partai politik terkait dukun­gannya kepada pasangan Zaki-Mad Romli. “Para pemimpin partai akan diberi kesempatan yang sama untuk menyampai­kan pidato politiknya,” jelas Anggota DPRD Provinsi Banten ini.

Menurut Jaini, deklarasi akan dikemas dengan cara sederhana alias tidak menyediakan acara musik atau semacamnya seperti umumnya deklarasi pasangan calon. “Dalam deklarasi ini kita mengutamakan kesederhanaan dan kebersamaan,” ujarnya.

Pengemasan sederhana ini, kata Jaini, sangat diinginkan pa­sangan Zaki-Mad Romli. “Ked­uanya menginginkan suasana yang sederhana dan tidak men­ginginkan adanya kesan gegap gempita atas pencalonan mer­eka,” tukasnya.

Usai deklarasi, pasangan Zaki-Mad Romli akan berge­gas ke kantor KPU Kabupaten Tangerang untuk mendaftarkan diri. “Pendaftaran dilakukan dengan berjalan kaki dari Kan­tor DPDP II Partai Golkar ke kantor KPU. Pak Zaki dan Pak Mad Romli akan dikawal oleh 12 partai pengusung dan 1.500 kader serta simpatisan,” pung­kasnya.

Sebelumnya, komisioner KPU Kota Tangerang Banani Bah­rul menyampaikan, bila hingga tanggal 10 Januari, seluruh par­tai yang ada di Kota Tangerang hanya mengusung satu pasan­gan calon, maka pendaftaran langsung ditutup. “Tapi apabila sampai batas waktu terakhir ada parpol yang masih memiliki 20 persen kursi dan hanya baru satu pasang kandidat yang mendaftar, maka masa pendaftaran diper­panjang hingga tiga hari,” ucap­nya. (made/hendra/gatot)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.