Penentuan Bapaslon Partai di Kota Serang Cukup Alot

KOTA SERANG, SNOL – Penentuan bakal pasangan calon (bapaslon) dari partai pada Pilkada Kota Serang cukup alot. Belum munculnya kan­didat dalam pendaftaran bapaslon dari partai disebabkan oleh beber­apa faktor.

Leo Agustino, Pengamat Politik dari Untirta Serang menyebutkan bahwa hal itu terjadi karena belum ada kesepakatan antara DPP dan DPD tingkat II atau DPC mengenai kandidat yang diusung.

“Sebab keputusan di tingkat DPC atau DPD tingkat II harus mendapat persetujuan dari DPP ditunjukkan dengan adanya SK dari DPP. Peran DPC atau DPD tingkat II dalam hal ini hanya memberi masukan atau rekomendasi kepada DPP untuk mengeluarkan SK tersebut,” ujarnya, kemarin. Dikatakan, alotnya penen­tuan bapaslon karena Pilkada kali ini merupakan uji coba atau try out untuk Pileg dan Pilpres 2019 sehing­ga DPP tidak mau asal-asalan dalam menentukan pasangan calon.

“Ini yang menyebabkan terjadin­ya politik last minute, yang bukan hanya terjadi di Kota Serang, tapi juga di banyak daerah di Indonesia yang menyelenggarakan Pilkada,” terangnya. Faktor kedua, kata Leo, terkait hitung-hitungan politik pemenangan. Ia mencontohkan, bapaslon yang diusung Golkar yak­ni Vera Nurlaila Jaman kini sedang berhitung mengenai probabilitas elektabiltasnya dan pasangannya.

“Jika berpasangan dengan nama-nama yang muncul akhir-akhir ini, bagaimana peta kekuatannya. Saya pikir ini juga menjadi sebab. Vera tentu berhitung keuntungan yang diperoleh apabila berkoalisi den­gan Ranta (Sekda Pemprov Banten) yang birokrat tulen atau harus ber­pasangan dengan Nurhasan (calon dari Gerindra-red),” paparnya.

Lebih lanjut Leo menyebutkan bahwa faktor ketiga adalah masih belum solidnya koalisi. “Saya den­gar, Demokrat masih tarik ulur atas dukungan Vera. Mereka ingin me­majukan calon lain. Semua hal bisa terjadi hingga besok malam, pukul 24.00,,” ungkapnya. (bnn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.