2 Anggota Geng Curanmor Ditembak

TIGARAKSA, SNOL—Petualangan dua anggota geng pencurian kendara­an bermotor (curanmor) asal Lam­pung, yakni Abdul Sukur (40) dan Mid­un (20) berakhir sudah. Keduanya tak berkutik, setelah polisi menembak kaki mereka saat melawan petugas Polresta Tangerang ketika hendak ditangkap. Polisi juga berhasil menangkap Putri (25), yang berperan berperan sebagai penjaja motor hasil curian.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Wiwin Setiawan mengatakan, pihaknya berhasil menangkap tiga ang­gota geng pencurian motor yang berasal dari Provinsi Lampung, dua diantaranya yakni Sukur dan Midun terpaksa ditem­bak kakinya. Kata dia, tidak sedikit kor­ban aksi pencurian geng tersebut yang berasal dari Kabupaten Tangerang.

“Sebelumnya, mereka kedapatan pernah beraksi di beberapa tempat ber­beda, seperti di City Market Bundaran 4 Citra Raya, Parkiran Indomaret Citra Raya, dan Bundaran 2 Cikupa,” katanya.

Dalam aksinya itu, sambung Wi­win, kawanan curanmor ini biasanya mengincar motor yang terparkir di pinggir jalan karena dianggap akan lebih mudah pada saat hendak melari­kan motor hasil curiannya. “Pencurian biasa dilakukan di daerah parkiran di pinggir jalan dengan menggunakan kunci letter T,” jelasnya.

Dari tangan pelaku, kata Wiwin, poli­si berhasil menyita empat unit sepeda motor hasil curian. “Dengan barang bukti lainnya berupa satu tas berwarna hitam, satu kunci leter T dan satu anak mata kunci lainnya,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol M Sabilul Alif menambah­kan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi bahwa ada geng curan­mor asal Lampung yang kerap berop­erasi di Kabupaten Tangerang dan telah meresahkan warga.

“Dari hasil penyelidikan Tim Opsnal Ranmor, kami berhasil mengetahui lo­kasi pelaku yang mengontrak, di Desa Jenjing Cisoka, Kabupaten Tangerang. Petugas lalu bergerak melakukan pen­angkapan,” jelasnya.

Akhirnya, pada Minggu 7 Januari pukul 20.30, ketiga pelaku tersebut langsung ditangkap. Dari hasil intero­gasi diketahui, dalam aksinya pelaku dibantu pelaku lain bernama Awang yang kini masuk ke Daftar Pencarian Orang (DPO). “Kami juga telah men­getahui siapa penadah motor hasil cu­rian mereka, yakni NUI (48),” tegasnya. Di rumah NUI, petugas mengamankan dua unit motor Honda Beat Pop putih hasil kejahatan para pelaku.

“Sepulang dari Pandeglang, saat ked­ua pelaku akan dibawa ke Mapolresta Tangerang, Midun dan Sukur berusaha melarikan diri, hingga akhirnya dilaku­kan tindakan tegas terukur,” paparnya.Selanjutnya, para tersangka dan barang bukti dibawa ke Polresta Tangerang guna penyidikan lebih lanjut. “Sedang untuk tersangka Putri, setiap kali berhasil men­jual per runit motornya mendapat imba­lan Rp500.000. Satu unitnya biasa dijual Rp2-3 juta,” ucapnya.

Atas perbuatannya, ketiga anggota geng pencuri motor asal Lampung ini dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman pidananya lima ta­hun. (mg1/aditya)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.