8 Rumah Rusak, Belasan Pohon Tumbang

5 Kecamatan Dikepung Hujan Deras Disertai Angin Kencang

PANDEGLANG,SNOL–Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Sabtu – Minggu (13-14/1), melanda 5 Kecamatan yaitu, Kecamatan Sindangresmi, Munjul, Labuan, Sukaresmi dan Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Alhasil, sedikitnya 8 rumah rusak dan belasan pohon tumbang di 5 Kecamatan tersebut.

Data yang berhasil dihimpun, di Ke­camatan Sukaresmi sedikitnya 3 rumah roboh, di Kecamatan Patia 1 rumah, di Kecamatan Sindangresmi 2 rumah, di Kecamatan Labuan 1 rumah dan di Ke­camatan Panimbang 1 rumah roboh, tertimpa pohon besar yang memakan korban, yaitu pemiliknya patah tulang karena tertimpa reruntuhan rumah.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Dae­rah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, Ade Mulyana mengungkapkan, dari 8 rumah yang roboh di 5 Kecamatan itu, tidak ada korban jiwa. Namun, satu orang korban yakni Amin (50), warga Kampung Cangkudu RT/RW 004/005, Desa Citeureup, Kecamatan Panim­bang.

Korban terpaksa dilarikan dan di­rawat intensif, karena mengalami pa­tah tulang punggung, akibat tertimpa pohon kelapa dan reruntuhan rumah yang hancur. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Korban yang mengalami patah tulang, karena pada saat kejadian ia sedang tidur. Tiba-tiba, pohon kelapa roboh menimpa rumahnya. Kini, Amin dilarikan ke ahli patah tulang,” terang Ade, Minggu (14/1).

Menurutnya, sejak kejadian pihaknya sudah mendata semua korban. Bahkan katanya, ia juga sudah melaporkannya keatasannya di BPBD dan ke Dinas So­sial (Dinsos) Pandeglang, agar segera mendapat bantuan. Untuk sementara ini, para korban masih tinggal di rumah saudaranya masing-masing.

“Semua korban yang rumahnya ro­boh, sudah mengungsi di rumah sauda­ranya masing-masing. Selain kami membantu membereskan rumah yang roboh, kami juga akan terus upayakan agar mendapatkan bantuan material pembangunan rumah,” paparnya.

Ade menegaskan, warga diminta ti­dak panik menghadapi cuaca ekstrim yang saat ini terus terjadi. Akan tetapi, harus tetap waspada dan berhati-hati dalam menjalankan aktivitas kesehari­annya. “Saya minta jika di halaman rumahnya ada pohon besar, segera pangkas ranting-ranting pohonnya. Supaya tidak tumbang dan menimpa rumah,” pungkasnya.

Camat Panimbang, Suhaedi mem­benarkan peristiwa yang menimpa warganya tersebut. Katanya, ia akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantunya, agar bisa meringank­an beban terdampak musibah. “Kami berharap, pemilik rumah untuk bersabar. Ini musibah yang tidak terduga, dan saya akan semaksimal mungkin untuk membantunya,” janjinya. (ni­pal/mardiana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.