Papan Lantai Jembatan Patah, Dua Siswi Terjatuh

Saat Hendak Berangkat Sekolah Mengendarai Motor

CIMARGA,SNOL–Karena papan sebagai penopang jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Munjul Leutik dan Munjul Gede, Desa Marga­jaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, rapuh dan patah. Mengakibat­kan, dua orang siswi yang merupakan warga sekitar, terjatuh dari atas jem­batan sekitar pukul 06.30 WIB, Sabtu (13/1) lalu. Kedua siswi tersebut mengalami luka berat di bagian dadanya, begitupun motor yang dikendarainya rusak parah.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian itu berawal ketika, Nining (18) yang berboncengan dengan adiknya, Riani (15) warga setempat, hendak berangkat ke sekolah meng­gunakan sepeda motor Yamaha Vino berwarna merah dengan nomor polisi A 3242 OB. Saat menyebrangi jembatan gantung Kampung Munjul, papan yang dilindas ban motornya patah, karena sudah rapuh.

Akibatnya, Nining dan Ririn ter­jatuh bersama sepeda motor yang dikendarainya dari atas jembatan. Akibatnya, Nining mengalami luka memar di dada akibat terbentur papan jembatan dan sepeda mo­tor yang dikendarainya mengalami kerusakan pula.

Kapolsek Cimarga, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Bambang, membenar­kan kejadian tersebut. Katanya, kor­ban pada saat itu hendak berangkat ke sekolah di Kecamatan sekitar. Namun, saat melintasi jembatan tersebut, papan yang akan dilintasi kendaraan korban patah dan dua siswi tersebut bersama motornya jatuh bersamaan.

“Bukan jatuh dari atas jembatan ke Sungai. Jadi, terguling. Karena menginjak papan jembatan yang rapuh. Korban mengalami memar di bagian dada, sekarang sudah diatasi oleh anggota Polsek Cimarga,” kata AKP Bambang, Minggu (14/1).

Kepala Desa (Kades) Margajaya, Ruben mengatakan, jembatan gan­tung Kampung Munjul dibangun pada tahun 2002, sampai saat ini hanya sesekali saja diganti papan lintasannya, atas inisiatif Pemerintah Desa (Pemdes).

Pada tahun 2018 ini, pihaknya su­dah menganggarkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes), untuk memperbaiki jembatan terse­but. “Sekarang, korban sudah di­tangani dan dirawat oleh tim medis. Memang ada luka memar, tapi kedua siswi tersebut kondisinya sudah membaik. Keduanya masih shok, aki­bat kejadian yang dialaminya. Mudah – mudahan segera pulih kembali,” pa­parnya. (mulyana/mardiana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.