Lahan Parkir Puspemkab Mubazir

Akses jalan Kantor Bupati Menuju DPRD atau Sebaliknya Berubah Fungsi

TIGARAKSA,SNOL – Keberadaan lahan parkir di depan kantor DPRD Kabu­paten Tangerang terkesan mubazir. Keberadaan lahan parkir yang terli­hat kurang nyaman sehingga mem­buat para pengendara nampak eng­gan memarkirkan kendaraannya di parkiran yang ada di depan DPRD Kabupaten Tangerang. Mereka lebih memilih parkir di jalan akses dari kantor Bupati menuju DPRD sehing­ga bisa menganggu arus kendaraan.

Saepudin salah satu warga men­gatakan, keberadaan lahan parkir di depan kantor DPRD Kabupaten Tangerang sejak lama jarang diisi oleh kendaraan yang parkir. Kalau­pun ada jumlahnya sangat sedikit disbanding mereka yang parkir di pinggir jalan di depan gedung DPRD atau Kantor Bupati Tangerang.

“Sudah lama seperti itu, selalu sepi dari parkir kendaraan, adapun kend­araan yang parkir paling pengunjung kantin,” katanya.

Saepudin menduga, engganya pe­milik kendaraan memarkir kenda­raan di lahan parkir tersebut karena pelataran parkir tersebut dinilai kurang nyaman. keberadaan ilalang dan kerapihan lahan parkir mem­buat pengendara menjadi enggan memarkirkan kendaraannya di lahan parkir depan DPRD.

“Lihat saja kondisinya, nampak ti­dak terurus, disana sini banyak ilang, belum lagi lantainya yang terlihat berantakan, membuat malas peng­endara untuk masuk ke dalam,” ke­luhnya.

Akibat kejadian itu, imbuh Saepu­din, banyak pengendara yang parkir sembarangan, salah satunya sep­erti terjadi di jalan akses dari Kantor Buapati menuju gedung DPRD atau arah sebaliknya, jalan akses tersebut, kata dia, saat ini telah berubah fungsi menjadi lahan parkir, termasuk ja­lan penghubung yang diperuntukan bagi pejalan kaki.

”Akibatnya, jalan akses peng­hubung berubah fungsi menjadi tempat parkir,” katanya.

Sementara itu, Kasi Pertamanan pada Dinas lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Obang Sobari mengaku, belum dapat memberikan komentar lebih jauh mengenai fungsi dan ke­beradaan lahan parkir yang ada di depan kantor DPRD tersebut. menu­rutnya, DLHK saat ini hanya seba­tas melakukan pembersihan dan pembabatan rumput di atasnya saja.

“Belum tahu itu, apakah akan dija­dikan taman atau parkiran. Sampai saat ini yang saya kerjakan hanya se­batas pembabatan rumputnya saja,” pungkasnya. (mg1/hendra)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.