2.338 Lahan Telah Dimusyawarahkan

Sosialisasi Ganti Rugi Perluasan Bandara Soetta

BANDARA, SNOL—Tim Pembebasan Lahan Runway 3 Bandara Interna­sional Soetta kembali menggelar sosialisasi pembebasan lahan di Ge­dung AME Equipment & Workshop Bandara Soetta, Tangerang, Selasa (16/1). Kali ini, musyawarah ganti kerugian lahan digelar Tim Pembe­basan Lahan dengan warga Desa Rawa Burung dan Desa Rawa Rengas.

Sebanyak 61 warga pemilik bi­dang hadir dalam musyawarah ganti kerugian pengadaan lahan Runway 3 Bandara Internasional Soetta itu. Sebagian peserta musyawarah yang berasal dari Desa Rengas dan Rawa Burung menyatakan setuju terhadap ganti kerugian yang ditawarkan.

Ketua Tim Pembebasan Lahan Runway 3 Bandara Internasional Soetta, Bambang Sunarsno mengatakan, sebanyak 33 warga telah menyatakan setuju lahannya dibe­baskan untuk kebutuhan perluasan bandara. “Kita undang 78 warga (38 bidang di Desa Rawa Burung dan 39 bidang di Desa Rawa Rengas), yang hadir sebanyak 61 warga. Sebanyak 33 diantaranya sudah setuju, semen­tara sisanya masih pikir-pikir,” ung­kapnya ditemui usai musyawarah, kemarin.

Bagi warga yang telah menyatakan setuju, dijelaskan Bambang, akan berlanjut ke tahap pembayaran. Bambang menambahkan, kegiatan musyawarah serta pembayaran ganti kerugian rutin digelar pihaknya tiap minggu. Hal tersebut, tambahnya, guna mempercepat proses pembe­basan lahan di sejumlah desa ter­dampak.

Hingga kemarin, total lahan yang sudah disosialisasikan oleh tim pembebasan lahan sebanyak 2.338 bidang. Jumlah bidang yang telah di­musyawarahi di antaranya 56 bidang di Desa Bojong Renged, 975 bidang di Desa Rawa Burung, dan 1.065 di Desa Rawa Rengas. Sementara di Kota Tangerang, 75 di Kelurahan Pa­jang, dan 121 bidang di Kelurahan Benda. Jumlah tersebut, dikatakan Bambang, 80 persen lebih dari 3.018 bidang.

Percepatan pembebasan lahan ini seperti diungkapkan Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin beberapa waktu lalu, berkaitan dengan target pembangunan. Dia mengatakan, pembangunan Runway 3 paling lambat dapat dilaksanakan pada awal April 2018.

“Runwaynya paling cepat di akhir triwulan pertama 2018, mudah-mudahan awal tribulan kedua kita sudah mulai bangun. Dan pembangunannya sendiri selama 18 bulan dari dimulainya pembangunan,” ujarnya.

Luas tanah yang dibutuhkan untuk pembangunan Runway 3 Bandara Soetta ini kurang lebih 216 hektare. Dengan rincian, 42,8 hektare tanah yang merupakan aset AP II dan lahan yang akan dibebaskan kurang lebih 173,19 hektare. (*/irfan/dm)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.