Rp 5 Miliar Untuk Tingkatkan Status 2 Puskesmas

Di Kecamatan Muncang dan Rangkasbitung

RANGKASBITUNG,SNOL–Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan di Pusat Kesehatan Ma­syarakat (Puskesmas). Dinas Kes­ehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, mengalokasikan dana sebesar Rp 5 Miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lebak TA 2018. Anggaran tersebut, diper­untukkan bagi dua Puskesmas yaitu, di Kecamatan Muncang dan Pusk­esmas Mekarsari Kecamatan Rang­kasbitung, yang akan ditingkatkan menjadi Puskesmas rawat inap.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana Kesehatan Dinkes Lebak, Agus Darsono membenarkan rencana tersebut. “Total Puskesmas yang kini telah dioperasikan men­jadi Puskesmas rawat inap ada 25 unit,” kata Agus, Jumat (19/1).

Katanya, sejak beberapa tahun lalu, masih banyak masyarakat yang butuh pelayanan kesehatan yang harus di rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adjidarmo, Rangkasbitung. Namun, setelah Dinkes melakukan peningkatan terhadap Puskesmas biasa menjadi Puskesmas rawat inap. Maka, ma­syarakat yang sakit (pasien), serta butuh pelayanan rawat inap, tidak perlu lagi datang ke RSUD Adjidar­mo, Rangkasbitung.

“Terkecuali, sakit yang diderita pasien di daerah yang tidak bisa lagi ditangani oleh pihak Puskes­mas, baru akan mendapatkan surat rujukan dokter Puskesmas untuk dilayani di RSUD Adjidarmo,” tan­dasnya.

Kepala Dinkes Lebak, HM Sukir­man menambahkan, dua Puskes­mas biasa yang akan ditingkatkan menjadi Puskesmas rawat inap di Muncang dan Mekarsari Keca­matan Rangkasbitung, akan masuk proses lelang pada bulan Maret 2018 nanti.

Setelah proses lelang selesai. Kemungkinan, memasuki bulan Maret, pelaksanannya sudah bisa dilaksanakan pemenang lelang. “Ibu Bupati menginginkan, agar seluruh Kecamatan di Lebak me­miliki Puskesmas rawat inap. Yang tujuanya, untuk meningkatkan dan mempermudah pelayanan kese­hatan bagi masyarakat,” imbuhnya. (mulyana/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.