Petugas Ronda Dibacok Tetangga

Pelaku Diduga Tak Suka Ada Siskamling di Lingkungannya

LEGOK, SNOL—Kegiatan ronda malam di Desa Rancagong, Kecamatan Legok berujung tragis. Taufik Hamidjaja (42), salah seorang warga yang bertugas ron­da menderita luka bacok di kepala. Ko­rban dibacok oleh seorang warga yang juga tetangganya berinisial S (44), yang diduga tidak suka ada kegiatan ronda di lingkungannya. Usai menganiaya, pelaku pun ditangkap aparat kepoli­sian.

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho mengungkapkan, kejadian itu berlangsung pada Min­ggu (21/1) dini hari di sebuah pos ronda Desa Rancagong. Sekitar pukul 01.00, saat korban bersama dua warga lain melaksanakan ronda lingkungan datang pelaku yang langsung marah-marah dan terjadi cekcok dengan kor­ban.

“Pelaku tidak terima ketika sejumlah warga melakukan ronda di Rancagong, Kecamatan Legok hingga akhirnya terjadi cekcok,” ujar Alexander, Senin (22/1).

Tak lama kemudian setelah terjadi percekcokan, kedua belah pihak diba­wa ke rumah ketua RW setempat untuk bermusyawarah. Usai dilakukan mediasi di rumah ketua RW, kedua belah pihak membubarkan diri ke rumah masing-masing.

Namun diduga pelaku yang masih emosi kembali mendatangi Taufik dan langsung menganiaya dirinya dengan se­bilah golok. “Pelaku kembali dengan membawa golok menemui korban dan dengan tiba-tiba pelaku membacok kepala korban se­banyak satu kali, se­hingga men­gaki­batkan kepala korban sebe­lah kanan luka ter­buka,” jelas Alexander.

Melihat korban terluka, war­ga pun membawa korban untuk mendapatkan perawatan medis ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) di Kecamatan Curug. Sementara pelaku langsung diamankan anggota Polsek Legok yang tengah melakukan obser­vasi mobile di sekitar lokasi.

“Pelaku kami amankan berikut ba­rang bukti sebilah golok yang digunak­an untuk membacok korban,” tegasnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membena­rkan, pelaku dan barang bukti sudah diamankan guna pemerik­saan lebih lanjut. Akibat perbuatannya, kata dia, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 351 KUHP dan atau Penguasaan Senjata Tajam sebagaimana diatur dalam UU Nomor 12 Tahun 1951 den­gan ancaman kurungan selama 5 ta­hun. (jarkasih/aditya)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.