20 Minimarket di SP 2

Tak Mengantongi Kantongi Surat Perizinan

RAJEG,SNOL- Sebanyak dua puluh minimarket di wilayah Kecamatan Rajeg mendapatkan Surat Peringatan (SP) ke-2 dari aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setem­pat. SP 2 tersebut diberikan karena setelah diberikan SP 1 para pengusaha minimarket tersebut belum juga mengantongi berbagai surat perizinan seperti Surat Izin Mendiri­kan Bangunan (IMB), Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU), serta Surat Izin Tempat Usaha (SITU) di wilayahnya.

“SP 2 ini kita layangkan agar para pemilik minimarket segera mengu­rus surat izin ke Pemkab Tangerang. Hal ini agar usaha mereka memberi­kan manfaat terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di bidang retri­busi,” kata Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasie Trantib) Keca­matan Rajeg Zaenal Mutakin kepada Satelit News saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (24/1).

Menurut Zaenal, bila para pemi­lik minimarket kembali tidak men­gubris SP kedua ini maka pihaknya akan mengeluarkan SP ketiga yaitu penutupan sementara tempat usaha minimarket tersebut, Bila para pemi­lik minimarket sudah mengurus su­rat izin ke Pemkab Tangerang maka minimarket tersebut boleh kembali beroperasi.

“Bila 30 hari kedepan para pemilik minimarket tidak mengubris SP ke­tiga yang kuta layankan. Kami akan kirimkan SP ketiga untuk menutup minimarket,” ujarnya.

Zaenal berharap, Pemilik minimar­ket yang akan membuka usaha di Ke­camatan Rajeg harus mengurus izin terlebih dahulu sebelum membuka usaha. Surat izin yang harus diurus yaitu izin lingkungan dari warga seki­tar yang diketahui oleh Kepala Desa dan Camat setempat. “Perlu diketa­hui, prosedur pembuatan surat izin tempat usaha itu harus diurus dari bawah ke atas. Saya harap, prosedur itu berlaku ke siapapun yang akan usaha di Kecamatan Rajeg,” harap­nya.

Ditemui terpisah, karyawan Mini­market di Desa Rajeg, Mulya Nurani mengaku menerima surat dari ang­gota Satpol PP Kecamatan Rajeg namun dirinya tidak mengetahui isi dari surat tersebut lantaran langsung diberikan ke Kepala atasannya. “Ya betul pada Senin (22/1) ada Pol PP yang kasih surat. Saya kasih ke atasan saya,” singkatnya. (imron/hendra)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.