Kepatuhan Ekspatriat Meningkat

CILEGON, SNOL – Kantor Imigrasi Kelas II Cilegon mengklaim bah­wa tingkat kepatuhan Warga Neg­ara Asing (WNA) yang terdapat di Kota Cilegon dari hari ke hari semakin meningkat. Indikasinya adalah berdasarkan pada jumlah deportasi WNA yang dari tahun ke tahun terus menurun.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Cilegon, Agus Winarto men­gungkapkan bahwa penurunan jumlah pelanggaran keimigra­sian ini seiring dengan inten­sitas sosialisasi persuasif yamg dilakukan pihaknya.

“Pelan-pelan terus kita so­sialisasikan ke perusahaan-pe­rusahaan yang mempekerjakan ekspatriat, kita katakan bahwa mereka juga memiliki tanggung jawab dan keharusan memi­liki izin tinggal maupun work­ing permit, alhamdulillah sudah ada kepatuhan dan penurunan tindak pelanggaran yang mereka lakukan,” ujarnya saat ditemui usai melakukan sosialisasi keimigrasian di SMK Negeri III Cilegon, Kamis (25/1).

Jumlah ekspatriat di Kota Ci­legon tergolong tinggi. Pihaknya mencatat, terdapat sekitar 900 WNA yang sudah mengantongi Kartu Izin Tinggal Terbatas (Ki­tas). “Pada tahun 2017 lalu, kita mendeportasi sekitar 10 WNA yang melakukan pelanggaran keimigrasian. Jumlah itu menu­run tajam dari tahun 2016 yaitu sebanyak 72 ekspatriat yang kita pulangkan ke negara asalnya,” terangnya.

Dikatakan, pengawasan WNA di Kota Cilegon ini butuh komit­men kuat dari seluruh pihak seperti dari Pemerintah daerah, Kepolisian dan Kejaksaan untuk bersama-sama mengawasinya. “Kita juga bahkan menyarankan hotel untuk melaporkan ke­beradaan tamu ekspatriat, teru­tama yang long stay. Hotel ini kan umumnya juga jadi hunian mereka, karena kan pembuktian untuk pelanggaran itu kan ada di TKP,” tandasnya.

Sementara, Kasie Pengawasan dan Penindakkan Kantor Imi­grasi Kelas II Cilegon, Hendra Kurniawan menambahkan bah­wa pelanggaran keimigrasian itu umumnya dilakukan pada visa kerja yang telah ditentukan. “Umumnya yang dideportasi ini adalah pekerja di level middle sampai buruh kasar. Seperti yang sudah kita deportasi,” jelas­nya. (bnn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.