Jalan RT Hardiwinangun Jadi Biang Macet

Akibat Banyak Angkot Yang Mangkal Sembarangan

RANGKASBITUNG,SNOL–Jalan RT Hardiwinangun, Kecamatan Rang­kasbitung, Kabupaten Lebak, tepat­nya disekitar pintu perlintasan Kereta Api (KA), kini jadi terminal bayangan sejumlah angkutan kota (angkot) Rangkasbitung – Cimarga, serta Rang­kasbitung – Leuwidamar. Akibatnya, arus lalu lintas disekitar lokasi termi­nal bayangan tersebut kerap macet.

Tidak hanya itu, akibat kemacetan pula, tidak jarang para pengenda­ra kendaraan pribadi cekcok atau adu mulut dengan para sopir ang­kot, hingga nyaris terjadi keributan fisik. Padahal, ruas jalan tersebut merupakan lokasi terlarang untuk jadi pangkalan angkot.

Seorang pengendara (pengemudi mobil pribadi), warga asal Rang­kasbitung, Ika Nurmalasari me­nyatakan, para sopir angkot tidak paham bila Jalan RT Hardiwinangun itu jalur padat kendaraan.

Untuk itu, saat jalan tersebut dija­dikan terminal bayangan, maka ke­macetan semakin parah. Sehingga, wajar bila pengendara kerap adu mulut dengan para sopir angkot, agar tidak berlama-lama menghenti­kan angkotnya di jalan sekitar pintu perlintasan kereta api itu.

“Kami heran, terminal angkot su­dah disediakan di Jalan Sunan Kali­jaga, tapi masih ada saja oknum sopir angkot yang memanfaatkan Jalan RT Hardiwinangun menjadi lokasi termi­nal bayangan,” kata Ika, Jumat (26/1).

Seorang pengendaa motor asal Rangkasbitung, Sahroni menam­bahkan, Jalan RT Hardiwinangun disekitar pintu perlintasan kereta api seharusnya tidak dijadikan terminal bayangan angkot. Ia juga berharap, Dinas Perhubungan (Dishub) Lebak segera melakukan penertiban.

“Bila tetap dibiarkan, bukan tidak mungkin jumlah angkot yang mang­kal disana akan semakin bertambah. Sehingga, kemacetan akan semakin parah,” ujar Sahroni.

Terpisah, Kepala Dishub Lebak, Sumardi mengatakan, saat anggotanya berada di Jalan RT Hardiwinangun, ti­dak ada angkot yang berani mangkal atau menjadikan Jalan RT Hardiwi­nangun sebagai terminal bayangan. Namun, untuk mengantisipasinya, se­tiap hari ia akan memerintahkan ang­gotanya untuk patroli di jalan tersebut.

“Patroli rutin akan dilakukan. In­syaallah, tidak ada lagi angkot yang mangkal disana,” imbuhnya. (mulyana/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.