Kinerja Inspektorat Disorot

CILEGON, SNOL – Kinerja In­sperktorat Kota Cilegon tengah disorot. Pasalnya, selama ini pengawasan dan penegasan yang dilakukan oleh pihak Ins­pektorat Cilegon lemah. Hal itu bisa dilihat dari banyak catatan yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) un­tuk Pemkot Cilegon.

Hal ini terungkap pada kegia­tan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dilakukan oleh semua ang­gota DPRD Kota Cilegon ber­sama dengan pihak BPK dan Ba­dan Peengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Banten, beberapa hari lalu.

Ketua DPRD Kota Cilegon Fakih Usman mengatakan, da­lam bintek tersebut BPK dan BPKP memberikan atensi serius soal kinerja dari Inspektorat da­lam mengawasi kinerja OPD di lingkup Pemkot Cilegon.

“Dari hasil bintek yang kita lakukan beberapa hari lalu di Bogor, BPK dan BPKP menyoroti kinerja dari Inspektorat yang sampai saat ini belum menga­lami perubahaan dalam men­gawasi kinerja semua OPD,” kata Fakih, kemarin.

Sorotan yang berikan BPK dan BPKP, sambung Fakih, semestin­ya bisa membuat Kepala Inspek­torat Kota Cilegon, Epud Saepu­din meningkatkan kinerja OPD yang dipimpinnya. Khususnya, dalam meminimalisir adanya kebocoran anggaran APBD.

“Minimal dari pihak BPK dan BPKP meminta agar pihak Inspektorat bisa mengurangi adanya catatan kecil dari bah­kan sampai tidak ada catatan apapun dari pihak BPK mau­pun BPKP Cilegon,” ujar Fakih. Ia meminta, agar setiap catatan yang diberikan oleh pihak BPK mapun BPKP bisa diselesaikan di tingkat inspektorat.

“Yah minimalnya kalau ada masalah apapun baik catatan dari BPK dan BPKP bisa disele­saikan sendiri oleh Inspektorat,” pungkas Fakih. (eua/eky/bnn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.