Waspadai Gelombang Tinggi di Pantai

KOSAMBI, SNOL—Kepala Badan Penangulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Agus Suryana mengimbau warga dan nelayan di Tangerang Utara, Kabupaten Tangerang untuk mewaspadai akan adanya gelombang tinggi yang akan melanda pada Feburari mendatang. Menurut Agus, gelombang tinggi terse­but selain membahayakan nelayan yang melaut juga mengakibatkan ban­jir air laut atau rob.

“Pada 16 Februari mendatang akan terjadi bulan purnama. Saya mengim­bau Nelayan dan masyarakat di Pesisir Pantai Utara untuk mewaspadai po­tensi gelombang laut dengan keting­gian 1,25 sampai 2,5 meter,” kata Agus kepada Satelit News melalui telepon, Kamis (25/1) lalu.

Agus berharap agar masyarakat khu­susnya yang berada di bibir pantai un­tuk mewasdai adanya gelombang laut tersebut. Karena dikhawatirkan pasang tersebut juga disertai angin yang tinggi sehingga bisa merusak rumah penduduk.

Selain banjir Rob agus juga memin­ta masyarakat mewaspadai datang­nya banjir di Februari nanti. Potensi bajir di Tangerang Utara tersebut bisa terjadi saat turun hujan besar. Namun hal tersebut bisa diantisipasi jika warga ikut memelihara beberapa sungai yang sudah dilakukan nor­malisasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (DPUSDA).

“Bupati Tangerang A Zaki Iskandar sudah melakukan normalisasi sungai di Tangerang Utara agar tidak terjadi banjir akibat luapan air sungai. Seka­rang bila hujan turun juga di Tangerang Utara tidak pernah banjir paling genangan bisa satu hari juga sudah surut. Saya berharap, warga ikut menjaga sungai itu,” katanya.

Agus menambahkan, ada beberapa kecamatan di Tangerang Utara yang kerap banjir akibat luapan air sungai seperti Kecamatan Mauk, Kemiri, Kronjo tetapi setelah dilakukan normalisasi ketiga Kecamatan tersebut tidak pernah lagi dilanda banjir meski turun hujan. “Untuk di Kecamatan Kosambi tepat­nya Kelurahan Dadap yang sering diter­jang ROB agar mewaspadai tingginya gelombang air pasang pada Feburari mendatang,” pungkasnya.

Ditemui terpisah Sekretaris Camat (secam) Kronjo Juhri membenarkan sungai Pasilian di Kecamatan Kronjo sudah dilakukan normalisasi oleh DPUSDA Kabupaten Tangerang. dam­paknya, bila hujan melanda tidak per­nah meluap dan membanjiri rumah penduduk. “Normalisasi sungai sudah dilakukan pada 2016 lalu. sekarang ti­dak pernah banjir lagi khususnya di Desa Pasilian yang dulu menjadi lang­ganan banjir bila musim hujan datang,” singkatnya. (imron/hendra)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.