Pengasuh Ponpes Dianiaya Usai Salat

JAKARTA, SNOL— KH Umar Basri atau Ceng Emon Sentiong pada Sabtu (27/1) mendapat penganiayaan oleh satu orang oknum tidak dikenal. Kejadian bermula saat pimpinan ponpes Al Hi­dayah sedang melakukan dzikir seusai melaksanakan salat subuh.

Kekerasaan ini dimulai setelah lampu masjid Al Hidayah dimatikan oleh sant­ri pondok. Tak berselang lama oknum ini kemudian membabi buta menukul pria 60 tahun ini. Akibat kejadian ini Ceng Emon mengalami luka lebam di bagian muka dan harus mendapat per­awatan di Rumah Sakit Islam, Bandung.

Penyidik Polda Jabar telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta me­minta keterangan beberapa orang saksi guna mengungkap kasus ini. Penyidik mengantongi ciri-ciri pelaku pemuku­lan KH Umar Basri.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jawa Barat, Kombes Pol Umar Surya Fana men­gatakan, dari hasil penyelidikan semen­tara, penyidik menduga bahwa pelaku merupakan orang dekat yang tinggal tidak jauh dari lokasi ponpes.

“Kita sih (penyidik) yakin bukan orang jauh, dugaan kita masih orang situ aja,” ungkap Umar, Minggu (28/1).

Dugaan ini muncul setelah penyidik tidak menemukan ada tanda-tanda jejak kendaraan yang mungkin digu­nakan pelaku untuk pelarian setelah melakukan pemukulan. Selain itu pula tidak ditemukan ada barang-barang di dalam Ponpes yang hilang.

“Kita sih yakin bukan orang jauh, dugaan kita masih orang situ aja, kare­na itu tidak ada motor di dalam ponpes yang mungkin dipakai orangnya pergi, kemudian tidak ada barang yang hi­lang,” lanjut Umar.

Namun guna membuktikan dugaan ini, keterangan KH Umar Basri selaku korban menjadi kunci penyidik mem­bongkar kasus ini. Kesaksian pria 60 tahun ini juga akan sangat membantu mengungkap identitas pelaku.

“Kita masih belum bisa dapat ket­erangan dari Kiyainya karena belum pulih. kuncinya kan sama beliau yang berhadapan sendiri (dengan pelaku),” pungkas Umar.

Diketahui, saat ini KH Umar Basri masih terbaring di Rumah Sakit Islam Bandung guna mendapat perawatan setelah menjadi korban penganiayaan oknum tidak dikenal. Pimpinan ponpes Al Hidayah ini menderita luka lebam yang cukup parah dibagian wajah. (sat/jpg)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.