Jabatan Kepala OPD Dipertaruhkan

Bupati Irna Siap Kawal Progress Kinerja OPD per Minggu

PANDEGLANG,SNOL–Pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Pan­deglang yang bersumber dari Ang­garan Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TA 2018, ditargetkan harus mu­lai pada bulan Februari. Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), berkali – kali diperingatkan oleh Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda), agar meningkatkan kinerjanya, guna mencapai tujuan bersama.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengklaim, sudah mematangkan pe­nyusunan perencanaan di TA 2018. Untuk mengantisipasi agar kinerja OPD tidak lompat, atau tidak keluar dari ren­cana yang sudah menjadi ketetapan, Irna mengaku sudah merunutnya (me­nyusun perencanaan dengan matang).

“Dengan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), kami meru­nut kinerja mereka (OPD,red). Jadi, setiap tahunnya tidak lompat-lompat. Pokoknya, mulai dari pengerjaan, perencanaan sampai setiap minggunya harus tersusun rapih,” tegas Irna, Senin (29/1).

Menurutnya, semua jajaran di masing-masing OPD diminta untuk memperba­harui fakta integritasnya, yang nantinya bakal disampaikan ke Badan Kepega­waian dan Diklat (BKD) Pandeglang. Dari fakta integritas yang dibuatnya itu, bakal menentukan pantas atau tidaknya menempati jabatan diposisinya.

“Kalau mereka sampai melakukan hal-hal yang tidak sesuai target, mereka sudah menarget dirinya sendiri. Nah, kalau nanti mereka mendapatkan satu punishment (hukuman), sistem yang memberikan itu bukan Bupati. Jadi, layak atau tidaknya mereka menjabat disitu (OPD tertentu), mereka sendiri yang menghukumnya,” terangnya.

Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang, Tanto Warsono Arban menambahkan, program pembangunan bakal dimulai pada bulan Februari. Yang sudah siap melelangkan pekerjaan pada bulan itu katanya, ada dua OPD yakni, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ru­ang (DPUPR) dan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP).

“Ya, dinas itu yang sudah siap memu­lai pekerjaan pembangunan di bulan Februari nanti,” tandasnya.

Untuk bulan Februari nanti tam­bahnya lagi, yang lebih didahulukan itu pembangunan yang nilainya be­sar. “Paket pekerjaan yang akan dile­langkan dari dua dinas itu, sekitar 108 paket. Semua paket itu dari Ang­garan Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kalau pekerjaan yang bersum­ber dari Dana Alokasi Khusus (DK) dan Dana Alokasi Umum (DAU), sekitar bulan Maret nanti,” terangnya. (nipal/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.