61 Gedung Sekolah Rusak Terdampak Gempa

RANGKASBITUNG, SNOL—Pasca ben­cana gempa bumi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lebak mencatat se­banyak 61 gedung sekolah yang men­galami kerusakan mulai rusak ringan dan berat, terdampak guncangan gem­pa.

Kepala Dindikbud Lebak, Wawan Ruswandi merinci dari 61 gedung seko­lah yang rusak itu 21 gedung TK dan Paud, 33 gedung SD dan tujuh gedung SMP.

“Memang kerusakannya bervariatif ada yang rusak ringan, sedang sampai berat,” kata Wawan Ruswandi, kepada wartawan, Kamis (1/2).

Dijelaskan Wawan, bagi sekolah yang gedungnya mengalami rusak berat atau yang berpotensi membahayakan siswa, pihaknya telah memerintahkan agar sekolah tersebut menggunakan gedung lain atau dengan sistem shif pagi dan siang.

“Untuk sementara bisa menggu­nakan musola, aula pertemuan atau gedung lainnya yang dinilai aman dan nyaman untuk kegiatan belajar menga­jar,” ujarnya.

Menurutnya, jumlah sekolah yang rusak akibat gempa tersebut sudah dilaporkan kepada Kementrian Pen­didikan dan kebudayaan RI. Kemu­dian, laporan yag dikirimkan terse­but sudah mendapatkan respon yang baik dari Kementrian, karena dua hari yang lalu, pihak Kementrian menu­runkan tim verifikasi guna melakukan pendataan.

“Sudah kita laporkan, responnya sangat baik, mereka langsung menurunkan tim ke sekolah-sekolah yang kita laporkan rusak terkena bencana,” papar Wawan.

Ketua Komisi lll DPRD Lebak, Rudi Kurniawan mengapresiasi langkah Pemkab Lebak melalui Dindikbud yang cepat tanggap dalam mengatasi keru­sakan gsdung sekolah akibat bencana gempa bumi belum lama ini.

“Kita berharap gedung sekolah yang rusak bisa cepat direhabilitasi, karena bagaimana pun akan mengganggu ter­hadap kegiatan belajar mengajar siswa bila terlalu lama dibiarkan,” ucap Rudi. (fad/sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.