KPU Kota Serang Segera Tetapkan Pasangan Calon

KOTA SERANG, SNOL—KPU Kota Se­rang akan segera menetapkan kandi­dat peserta Pilkada Kota Serang 2018. Sesuai tahapan, penetapan pasangan calon (paslon) akan dilakukan pada 12 Februari 2018. Sehari setelahnya, 13 Februari 2018, KPU akan melaku­kan pengocokan nomor urut bagi se­tiap paslon.

Diketahui, ada empat bakal pasan­gan calon (bapaslon) yang mendaf­tar di KPU. Yakni Samsul Hidayat-Rohman dari jalur perseorangan; Vera Nurlaela-Nurhasan diusung delapan parpol; Syafruddin-Subadri Usuludin diusung empat parpol; dan Agus Irawan Hasbullah-Samsul Bah­ri dari jalur perseorangan. Dijelas­kan Divisi Teknis KPU Kota Serang Fierly, sesuai SE KPU RI Nomor 100 tanggal 26 Januari 2018, sebelum digelar rapat pleno terbuka peneta­pan paslon, KPU wajib melakukan rapat pleno terbuka hasil penelitian terhadap dokumen perbaikan syarat calon. “Jadi nanti tanggal 12 itu, pagi hari kita undang semua bapaslon untuk menghadiri rapat pleno pe­nyerahan berita acara hasil pene­litian dokumen perbaikan. Siang harinya, di tempat yang sama, kami menggelar rapat pleno penetapan paslon. Jika pada penelitian doku­men perbaikan ada bapaslon yang tidak memenuhi syarat (TMS), maka otomatis tidak akan kami tetapkan sebagai paslon,” kata Fierly, kema­rin sebagaimana dikutip dari situs resmi KPU setempat.

Fierly menerangkan, hingga kini pihaknya masih melaksanakan taha­pan verifikasi faktual (verfak) kolektif dukungan perbaikan yang diajukan oleh bapaslon Agus Irawan Hasbul­lah-Samsul Bahri. Verfak kolektif di­lakukan sejak 30 Januari dan berakhir 5 Februari. Pada hari terakhir verfak, seluruh PPS akan melaksanakan rapat pleno rekapitulasi. Dua hari kemudian, tanggal 7 Februari, hasil rekap PPS diplenokan di tingkat PPK. Kemudian rapat pleno rekapitulasi verfak kolektif akan dilakukan KPU Kota Serang pada tanggal 9 Feb­ruari. Jumlah dukungan bapaslon Agus-Samsul yang dibawa ke verfak kolektif sebanyak 23.213. Sementara batas minimal dukungan bagi calon perseorangan di Kota Serang adalah sebanyak 38.700. Sesuai pasal 72 dan 73 Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan, penetapan paslon bersifat final dan mengikat.

Paling lama dua hari sejak ditetap­kan sebagai paslon, KPU wajib men­gumumkan nama dan nomor urut paslon kepada publik. “Nomor urut dan daftar nama paslon yang telah ditetapkan dan diumumkan nanti­nya digunakan untuk tiga hal. Yakni mencetak surat suara, keperluan kampanye, dan dipasang di setiap TPS pada hari pemungutan suara. Ti­ada henti kami berkoordinasi dengan KPU Banten, Panwaslu, dan jajaran kepolisian mempersiapkan agenda penetapan paslon ini. Kami berharap semua pihak bijaksana menyikap­inya.” Sementara itu, Divisi SDM dan Sosialisasi KPU Kota Serang M Hopip menerangkan, tiga hari sejak ditetap­kan sebagai paslon, maka kandidat memasuki tahapan kampanye. Se­bagai pertanda dimulainya kampa­nye, KPU akan menggelar kampa­nye damai pada tanggal 15 Februari 2018. “Masa kampanye itu dimulai 15 Februari hingga 23 Juni 2018. Sehari sebelum tanggal 15, semua paslon harus menyerahkan rekening bank berisi Laporan Awal Dana Kampa­nye (LADK). Saat tanggal 15 itu kami akan kemas acara kampanye damai dengan pembacaan pakta integritas dari seluruh kandidat. Setelah itu mereka diperkenankan konvoi kelil­ing kota. Pada saat bersamaan, kami juga sedang mempertimbangkan se­jumlah tokoh yang bisa kami ajukan sebagai panelis untuk debat antar kandidat sebagai bagian dari rang­kaian kampanye. Debat nantinya di­siarkan secara langsung di televisi,” kata Hopip. (made)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.