Hari Ini, KPU Tetapkan Paslon

TANGERANG, SNOL—Sesuai dengan tahapan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang hari ini, Senin (12/2) akan mengumumkan pasangan calon walikota Tangerang untuk periode 2018-2013. Pengumuman di­laksanakan di kantor KPU pada pukul 14.00 WIB.

Komisioner KPU Kota Tangerang Ba­nani Bahrul mengatakan, pada pengu­muman hari ini, pihaknya mengundang bakal pasangan calon untuk hadir men­dengarkan hasil pleno. “Bakal paslon kita undang juga, besok pukul 14.00 WIB,” ujar Banani kepada Satelit News, Minggu (11/2). Adapun lokasinya di lantai III ruang rapat KPU. Selain para bakal pasangan calon, pihak yang di­undang di antaranya adalah pimpinan dan organisasi media hingga pimpinan parpol pengusung.

Komisioner KPU lainnya, Ahmad Syailendra mengatakan, karena di Kota Tangerang hanya calon tunggal, maka tidak dilaksanakan pengambilan no­mor urut. “Otomatis pasangan calon akan menempati kolom satu,” ucapnya. Setelah itu, pada tanggal 15 Februari tahapan pilkada sudah memasuki masa kampanye sedangkan pada tanggal 18 Februari akan diadakan kampanye da­mai. “Nah, mulai tanggal 15 Februari-24 Juni berarti pasangan calon dari petahana sudah harus cuti,” ucapnya.

Sementara, Ketua KPU Banten, Agus Supriyatna menyatakan, meskin tiga daerah hanya calon tunggal, hal itu ti­dak mengganggu tahapan penetapan pasangan calon. Hal itu sesuai juga dengan putusan Mahkamah Konsti­tusi (MK). “Artinya bagi pasangan calon tunggak akan melawan kotak kosong,” tukasnya. Sementara, Bupati Tangerang yang juga bakal calon bupati (balon­bup) Ahmed Zaki Iskandar saat dite­mui usai acara pelantikan KONI Banten pada Selasa (6/2) lalu di aula Pendopo Gubernur Banten, tak khawatir dengan gerakan pilih kotak kosong yang dilaku­kan oleh segelintir warga di Kabupaten Tangerang.

Kata dia, hal itu merupakan bentuk dari demokrasi. Meski begitu, Ketua DPD Golkar Kabupaten Tangerang ini memastikan bahwa warga Kabupaten Tangerang sudah dewasa dalam ber­politik. “Hal itu adalah biasa saja di alam demokrasi seperti saat ini. Lagian gerakannya juga tidak massif,” imbuh­nya. (ahmadi/made)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.