Korban Gempa Swadaya Perbaiki Rumah

Bantuan Material dari Pemerintah Tak Kunjung Tiba

BAYAH,SNOL–Sejumlah rumah, yang rusak akibat bencana gempa di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah. Baik yang rusak ringan maupun sedang dan berat, kini mulai diperbaiki oleh pemiliknya secara swadaya, dibantu warga sekitar.

Informasi yang dihimpun, perbai­kan rumah tersebut menggunakan dana pribadi. Karena, mereka ingin rumahnya kembali seperti semula dan dapat ditempati lagi. Selain itu, karena ada beberapa rumah yang dianggap membahayakan penghun­inya.

Seorang warga Desa Sawarna, Suh­endar mengatakan, sejak beberapa hari ini, pemilik rumah yang rusak berat maupun ringan akibat guncan­gan gempa, memperbaikinya sendi­ri. Karena, menunggu bantuan dari pemerintah, seakan tak ada kepas­tian.

“Warga ingin rumahnya bisa di­tempati lagi. Maka, mereka secara perlahan mulai memperbaikinya,” kata Suhenda, Minggu (11/2).

Tokoh Masyarakat (Tokmas) Desa Sawarna, Erwin Komara Sukma me­nambahkan, inisiatif memperbaiki rumah itu merupakan hal positif, ketimbang harus menunggu ban­tuan dari Pemerintah Daerah (Pem­da), Pemprov, maupun Pemerintah Pusat.

“Pemiliknya khawatir, jika terlalu lama dibiarkan rusak. Rumahnya malah semakin rapuh. Lagian, ko­rban tidak betah terlalu lama me­numpang di rumah orang lain,” ujar Erwin.

Menanggapi hal itu, Asisten Dae­rah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Lebak yang juga Koordinator Penanggulangan Bencana Lebak, Budi Santoso men­gaku, tidak keberatan jika korban membangun atau memperbaiki rumahnya masing- masing.

Ia juga mengapresiasi warga dan korban, yang terus semangat mem­bangun. Khususnya, memperbaiki rumahnya masing – masing, yang sempat rusak akibat dampak ben­cana gempa di Lebak beberapa wak­tu lalu.

“Memang di Sawarna, cukup ban­yak rumah warga yang menjadi korban. Ada yang dianggap sangat membahayakan. Sehingga, bila tidak segera diperbaiki, akan mencelakai dan mengancam keselamatan pe­miliknya,” imbuhnya. (nipal/mardi­ana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.