Bea Cukai Merak Capai Target

PULOMERAK, SNOL – Realisasi dari penerimaan bea masuk Kantor Bea Cukai Tipe Madya Pabean Merak sepanjang Tahun 2017 mencapai Rp 1,045 triliun. Pencapaian realisasi itu diketahui telah memenuhi target yang ditetapkan, yakni sebesar Rp 1,039 triliun.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Merak, Dwi Restu Nugroho menuturkan, nilai itu tidak termasuk dengan capaian  penerimaan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) yang dibukukan pihaknya sebesar Rp 15,241 triliun.

“Tahun ini memang ada peningkatan dari target kita, kemudian pajaknya (PDRI) saya pantau di bulan pertama sudah lebih dari Rp 1 triliun,” tutur Dwi usai Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi yang Bersih dan Melayani di KPPBC Tipe Madya Pabean Merak, kemarin.

Sementara target pada tahun 2018, sambung Dwi, Bea Masuk KPPBC Tipe Madya Pabean Merak ditarget Rp 1,147 triliun. Dirinya optimis, jika target yang ditetapkan Pusat itu dapat tercapai nantinya lewat kerjakeras tim bersama.  “Kalau untuk PDRI itu kan tidak ada targetnya karena itu kan tugas tambahan kita untuk memungut,” terang Dwi.

Terkait dengan kegiatan yang dilangsungkan oleh pihaknya, masih kata Dwi, sebagai momentum bentuk komitmen seluruh pegawai di lingkungan kerjanya untuk mewujudkan zona integritas sebagai lembaga pemerintah yang bebas korupsi menuju birokrasi yang bersih dan melayani. Pada kesempatan itu pula pihaknya turut mengajak sejumlah pihak salah satunya KSOP Banten yang hadir untuk dapat membangun sinerji bersama.

“Kita juga melakukan sosialisasi ini secara eksternal kepada para pemangku kepentingan untuk memohon dukungan guna membangun sinergitas, karena kita tidak bisa sendiri untuk mewujudkan ini semua,” tandas Dwi.

Sementara itu, Kasi Kepatuhan Internal KPPBC Tipe Madya Pabean Merak, Teguh Widodo juga mengaku optimis, jika target penerimaan bea masuk 2018 dapat terealisasi sesuai harapan.

Pertumbuhan ekonomi yang menunjukan tren positif saat ini,  kata Teguh,  turut berimplikasi pada pertumbuhan peningkatan importasi yang ada dikepabeanan Banten sehingga penerimaan bea masuk juga dapat meningkat.  “Mudah-mudahan perekonomian berkembang baik, sehingga nanti pertumbuhan ekonomi bisa mendorong  importasi kita,” tukas Teguh.(nal/eky/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.