Korban Pembunuhan dan Perampokan Tinggalkan Dua Anak

Polisi Sudah Memer­iksa 6 Orang Saksi 

PANDEGLANG,SNOL–Korban pem­bunuhan dan perampokan yakni, Aminah (30) warga Kampung Cik­areo RT/RW 01/01, Desa Sukawaris, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sukawaris, sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (14/2).

Kepala Desa (Kades) Sukawaris, Kecamatan Cikesik, Ihad Suhada mengatakan, korban baru dimakam­kan sekitar pukul 10.00 WIB. Karena sebelumnya, sempat di otopsi ter­lebih dulu dan selesai otopsi di Se­rang, korban sampai di rumah duka sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu (14/2).

“Kami baru selesai memakamkan­nya. Saya juga berharap, pihak kepoli­sian secepatnya menangkap pelaku pembunuhan dan perampokannya,” kata Ihad, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (14/2).

Menurutnya, korban meninggal­kan dua orang anak, yang keduanya masih kecil. Anak pertama tambahn­ya, perempuan duduk di bangku kelas IV SD dan anak kedua, laki-laki berusia 4 tahun. “Keluarga ko­rban juga berharap, pelakunya bisa segera ditanggkap. Sehingga, pelaku bisa mempertanggugjawabkan perbuatannya,” harapnya.

Terpisah, Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono mengaku, pihaknya terus mendalami kasus pembunuhan dan perampo­kan tersebut. “Anggota masih bekerja untuk mengungkap kasusnya. Kami juga sudah memeriksa enam orang saksi,” ungkap AKBP Indra.

Ditambahkannya, dugaan se­mentara kasus tersebut bermotif perampokan, yang disertai dengan pembunuhan. Karena, harta benda korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP) digondol pelaku. “Mungkin saja ada motif lain, selain peram­pokan. Kami masih mendalaminya. Tapi, kami tidak mau berandaiandai dan anggota masih melakukan pe­nyelidikan, agar kasus tersebut bisa cepat terungkap,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, peris­tiwa memilukan gegerkan wilayah Cikeusik, tepatnya di Kampung Cikareo RT/RW 01/01, Desa Sukawaris, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang. Seorang korban peram­pokan yang merupakan

penjual barang elektronik lis­trik, yakni Siti Aminah (30) dihabisi pelaku. Ia ditemukan terkapar ber­simbah darah, dengan luka bacokan dibagian pelipis kiri dan leher di ru­ang tamu rumahnya, sekitar pukul 07.30 WIB, Selasa (13/2).

Bukan hanya itu, sejumlah barang berharga milik korban diantaranya, satu unit motor Vario warna merah dan perhiasan emas yang dipakai korban dikuras habis oleh pelaku. Setelah itu, korban ditinggalkan be­gitu saja dalam keadaan mengenas­kan.

Informasi yang berhasil dihimpun, korban ditemukan dalam keadaan ti­dak bernyawa oleh tetangganya, Ru­minah. Saat itu, sekitar pukul 08.30 WIB, Ruminah melihat anak korban, Zikri (4) sedang duduk sendirian di depan rumahnya.

Camat Cikeusik, Dani Ramdani membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku, tidak bisa memberikan keterangan lebih jauh. Karena, penanganan kasusnya menjadi ranah kepolisian. “Rumah korban sudah di police line. Kami nunggu hasil penanganan kepolisian, nanti informa­si selanjutnya dikabarin lagi,” ungkap Dani. (nipal/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.