Diguyur Hujan, Kanopi Puskesmas Runtuh

BENDA, SNOL—Kanopi Puskesmas Jurumudi Baru Kecamatan Benda runtuh setelah diguyur hujan deras, Kamis (15/2). Kayu yang menopang kanopi diduga telah lapuk karena be­lum ada perbaikan sejak dibangun pada tahun 2005 lalu.

Lurah Jurumudi Baru Agung Pu­jarama mengatakan tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Bangunan puskesmas, imbuh Agung, sudah terbilang tua karena dibangun sejak tahun 2005.

“Itu ada sejak 2005 lalu. Sebenarnya sih mungkin karena hujan deres makanya ambruk,” ungkapnya saat dihubungi Satelit News pada Jumat, (16/2).

Kendati demikian menurut Agung mengaku tidak mengetahui ihwal kondisi bangunan tersebut. Agung tidak memiliki wewenang terhadap puskesmas tersebut.

“Itu sebenarnya urusan Kepala Puskesmas dengan Dinas Kesehatan. Tapi kita tetap bersinergi untuk mem­bantu membersihkan dan juga mera­pikan itu, masyarakat juga kemarin banyak yang bantu,” ungkap dia.

Kapolsek Benda, Kompol M Amar mengatakan, kejadian robohnya atap tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Sebelumnya, memang dinding tersebut sempat mengalami keretakan.

“Iya, benar itu hanya bagian luar saja yang roboh. Sebelumnya me­mang ada keretakan ditambah hujan deras sekarang langsung ambruk,” ujar Amar saat dihubungi wartawan.

Meski mengalami ambruk, Amar memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, pelayanan ma­syarakat pun masih berjalan dengan normal. Selain itu Kapolsek mengaku akibat insiden ini Puskesmas mengalami kerugian yang diperkirakan di­perkirakan mencapai Rp10 juta.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Lisa Puspadewi menegas­kan bahwa robohnya atap kanopi Puskesmas Jurumudi Baru Benda tidak berpengaruh terhadap opera­sional pelayanan kesehatan di lokasi tersebut.

“Iya pelayanan masih berjalan seperti biasa,” ujarnya melalui sam­bungan telepon, Kamis (15/2).

“Dan kita juga sudah langsung per­baiki,” imbuhnya.

Mengenai penyebab robohnya atap kanopi tersebut, Lisa menduga akibat hujan lebat bercampur angin yang memang mengguyur Tangerang dari pagi hari.

“Ini dibangun dari tahun 2005 dan memang kondisinya agak lapuk ter­lebih dari pagi hujan memang cukup lebat,” jelasnya.

Robohnya atap kanopi bangunan Puskesmas Jurumudi Baru tersebut tidak menimbulkan korban karena pada saat kejadian puskesmas masih sepi. “Sampai sekarang pelayanan masih berjalan normal, tadi petugas juga langsung membersihkan puing yang ada dan kita langsung lakukan perbaikan,” terangnya. (iqbal/gatot)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.