Ribuan Spanduk dan Baliho Liar Dicopot

SERPONG,SNOL— Ribuan spanduk dan baliho liar yang terpasang di beber­apa kawasan yang ada di Tangerang Selatan (Tangsel) ditertibkan oleh Satpol PP Tangsel. Spanduk liar terse­but ditertibkan di berbagai tempat dengan tujuan meneggakkan aturan serta membuat pemandangan kota lebih bersih tanpa adanya spanduk liar.

Kepala Satpol PP Tangsel Chaerul Saleh, mengungkapkan, pihaknya sampai saat ini terus melakukan penertiban spanduk dan baliho liar di tempattempat yang tidak seha­rusnya dipasang. Dikarenakan mara­knya spanduk liar bebas terpasang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di Tangsel.

“Kali ini kita menertibkan span­duk dan baliho yang ada di berbagai tempat. Kita membersihkan spanduk yang dipasang di fasum atau tidak pada tempatnya,” ujarnya.

Adapun titik penertiban paling banyak dikawasan Pamulang, Setu dan Ciputat. Dimana di lokasi tersebut memang terlihat spanduk liar dari berbagai instansi dan calon legislatif (caleg) Tak ada ampun, spanduk dan baliho tersebut langsung dicopot oleh petugas Pol PP. “Paling banyak itu spanduk perumahan, apartemen dan caleg,” ungkapnya.

Pihaknya masih akan terus melakukan penertiban di berbagai tempat yang masih ada spanduk atau baliho liar yang terpasang di fa­sum. Kegiatan ini akan terus dilaku­kan untuk menciptakan lingkungan wilayah Tangsel yang bersih dan nyaman dari spanduk liar serta menegakkan Perda.

Petugas pelaksana lapangan Syarief, mengungkapkan sudah ada seribu spanduk yang dicopot satpol PP, span­duk dan baliho tersebut kebanyakan di wilayah Pamulang, Ciputat.

“Kita menangkap tangan pelaku yang ingin memasang spanduk liar, se­banyak 600 spanduk diamankan dan dengan penertiban lainnya jdi sebanyak seribu telah dicopot,” katanya.

Sedangkan untuk baliho partai dan anggota dewan yang star du­luan sebanyak 5 lembar sudah ditu­runkan. ”Spanduk caleg dan baliho dewan yang star duluan serta tidak berijin kita copot langsung,” singkat­nya.(irm/bnn/jarkasih)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.