Gedung Serba Guna Kecamatan Solear Hancur

Tampak Menyeramkan, Camat Usulkan Penghapusan Aset

SOLEAR, SNOL—Kawasan Kantor Ke­camatan Solear nampak semerawut dan kurang terawat. Selain akses ja­lan di area kantor yang kurang baik, juga bangunan kantor Kecamatan Solear baru dikelilingi sisa-sisa bangunan lama yang kusam, dan GSG yang hancur dan ditumbuhi semak belukar.

Pantauan Satelit News, ada GSG Kecamatan Solear yang hancur dan ditumbuhi semak belukar. Bahkan kondisi eks kantor kecamatan dan MCK juga kurang terawat. Kondisi ini membuat tampilan area perkantoran kecamatan pun tampak menyeramkan.

Salah seorang warga sekitar, Rid­wan mengatakan, banyak bangu­nan lama di area kantor Kecamatan Solear yakni GSG yang hancur serta dipenuhi semak belukar. Kondisi itu sudah berlangsung bertahun-tahun, tanpa ada upaya perawatan. Keberadaan bangunan lama dan rusak itu juga menghalangi kemega­han gedung baru Kecamatan Solear yang berada di belakang GSG yang hancur, serta MCK dan esk kantor kecamatan yang kurang terawat.

“Lihat saja, meski bangunan kan­tor kecamatan sudah baru, namun terhalang oleh bangunan lama yang dibiarkan rusak. Selain itu, di dalam kawasan kantor kecamatan juga banyak ditumbuhi rumput liar, khusus­nya di dalam bangunan lama,” kat­anya, kepada Satelit News, kemarin.

Ia berharap agar pihak kecamatan atau Pemkab Tangerang bisa menjaga bangunan Kantor Kecamatan Solear yang baru, serta aset-aset bangunan lainnya. “Agar bisa lebih ditata dengan baik, agar bisa terlihat lebih baik lagi, baik secara penampakannya sekaligus dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat. Kalau tertutup bangunan lama seperti itu akan banyak yang bertanya-tanya, kantornya ada di sebelah mana?,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Solear, Sam­su mengaku, terdapat tiga bangunan lama yang tidak terpakai, dianta­ranya eks kantor Kecamatan Soelar, GSG kecamatan dan MCK. Menu­rutnya, sejak awal 2018 lalu, gedung kantor kecamatan lama sudah tidak digunakan sejak bangunan kantor kecamatan baru selesai dikerjakan oleh Dinas Tata Ruang dan Bangu­nan (DTRB) Kabupaten Tangerang.

Saat ditanya keluhan warga terkait adanya bangunan lama di depan kan­tor kecamatan yang baru, kata Samsu, untuk menggusur bangunan lama yang menghalangi bangunan kantor kecamatan baru harus terlebih dahu­lu dilakukan penghapusan aset.

“Harus ada penghapusan aset ter­lebih dahulu oleh Bagian Aset BP­KAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) sebelum bisa di­hapus untuk kemudian bisa dihan­curkan atau gimana nantinya. Yang terpenting, pihak Kecamatan Solear sudah mengajukan penghapusan­nya,” tegasnya.

Kabid Aset BPKAD Kabupaten Tangerang, Fahmi Feisuri mengatakan, saat ini pihaknya masih terus melaku­kan pendataan terhadap sejumlah bangunan aset lama yang sudah tidak terpakai. “Sedang diproses,” pungkas­nya singkat. (mg1/aditya)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.