Ancaman Kebakaran di Kosambi Tinggi

Banyak Gudang yang Menyimpan Barang Mudah Terbakar

KOSAMBI, SNOL- Ancaman Kebakaran di Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang terbilang tinggi. Berdasarkan data dari kantor Pos Pemadam Keba­karan (Damkar) Kecamatan Pakuhaji yang meliputi wilayah Kecamatan Paku­haji, Sepatan, Sepatan Timur, Sukadiri, Teluknaga, dan Kosambi ini, hingga tengah Februari ini saja di Kecamatan Kosambi telah terjadi 5 peristiwa keba­karan dimana dua diantaranya terjadi di minggu ini.

Kepala Pos Damkar Pakuhaji Oni Sah­roni mengatakan, tingginya ancaman kebakaran di Kecamatan Kosambi kare­na masih banyak gudang di kawasan tersebut yang menyimpan barang yang mudah terbakar juga tidak memperha­tikan keselamatan gudang seperti tidak menyiapkan Alat Pemadam Kebakaran Ringan (APAR) juga tidak memperhati­kan keselamatan intalansi listrik.

“Mayoritas kebakaran di Kecamatan Kosambi terjadi di kawasan pergudangan bukan rumah penduduk. Dalam Februari ini saja sudah terjadi 5 kali kebakaran,” kata pria yang akrab disa­pa Oni ini kepada Satelit News, Kamis (22/2).

Untuk itu Oni berharap ke pemilik atau penyewa gudang menyediakan alat APAR dan membangun pintu darurat se­bab personil Damkar kerap mengalami kesulitan untuk memadamkam api di kawasan pergudangan karena api sudah besar dan tidak ada pintu darurat untuk masuk ke dalam gudang yang terbakar. “Kesulitan kita ketika terjadi kebakaran di kawasan pergudangan Kosambi un­tuk masuk ke gudang karena tidak ada pintu darurat,” pungkasnya.

Selain itu Oni menambahkan dengan tingginya kebakaran di Keca­matan Kosambi ditambah dengan kekurangan peralatan dan personil di Pos Damkar Pakuhaji ditambah luas­nya wilayah cakupan, membuat Pos Damkar Pakuhaji mengalami kendala untuk bisa memadamkam api secara cepat. Untuk itu, Lanjut Oni, diharap­kan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang segera membangun Pos Damkar di Kecamatan Kosambi agar saat terjadi kebakaran di kecamatan tersebut cepat teratasi.

“Solusi agar setiap kejadian keba­karan di Kosambi cepat teratasi, saya harap, Pemkab Tangerang segera mem­bangun Pos Damkar di Kosambi karena tanah untuk pos sudah tersedia,” tu­turnya.

Ditemui terpisah, Tokoh Pemuda Kecamatan Kosambi Zaenudin mengatakan Pos Damkar Pakuhaji yang lumayan jauh membuat personil Dam­kar Pakuhaji datang ke tempat kejadian kebakaran api sudah besar. Artinya me­mang harus dibangun Pos Damkar di Ke­camatan Kosambi. “Saya juga berharap, Pemkab Tangerang segera membangun Pos Damkar Kosambi. Apalagi lahannya sudah ada,” singkatnya. (imron)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.