Belasan Orang Gila Terjaring Razia

KOTA SERANG, SNOL—Polisi beser­ta Satpol PP Kota Serang dan TNI mengamankan sebelas Orang Den­gan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Keca­matan Serang, Kota Serang, Kamis (22/2). Diamankannya ODGJ ini merupakan salah satu upaya penert­iban dari maraknya isu kemunculan Partai Komunis Indonesia (PKI) un­tuk menghindari adanya tindakan anarkis masyarakat.

Kepala Satuan Pamong Praja Kota Serang Maman Lutfi mengatakan ODGJ ini diambil kemudian diiden­tifikasi kejiwaannya, lalu diserahkan ke Dinas Sosial Kota Serang untuk diberikan ke yayasan. Hal ini untuk mengantisipasi adanya kekhawatiran pemukulan terhadap ODGJ dan ke­curigaan berlebih masyarakat terh­adap ODGJ sehingga timbul anarkis.

“Di Kota Serang ini banyak ekso­dus ODGJ. Kegiatan ini rutin setiap Kamis. Jadwal dilakukan bergantian di setiap kecamatan. Hari ini sebelas kami amankan. Kemarin ada enam. Berarti ada tujuh belas ODGJ,” pa­parnya.

Senada, Kapolsek Serang Kompol Irwanda mengatakan pembersihan yang dianggap ODGJ di sepanjang jalur Polres Serang Kota yang masuk Polsek Serang. Dilakukan pengemban­gan di wilayah Kecamatan Cipo­cok seperti di Jalan Kiyai Abdul Hadi, Jalan Bogeg dan Jalan Jen­dral Soedirman Kota Serang.

Diamankannya ODGJ ini agar tidak ada lagi masyarakat yang merasa tidak senang kar­ena kecurigaan terhadap isu PKI dan pemukulan ulama, yang membuat warga main hakim sendiri dengan cara dipukuli. “Masyarakat untuk selalu wasp­ada jangan mudah terpovokasi, langsung main pukul atau dike­royok itu sudah menyalahi UU tidak boleh melakukan anarki terhadap orang gila,” kata dia, Kamis (22/2).

Menurutnya, memang isu yag berkembang dan viral adanya orang gila masuk pondok pe­santren mengancam kepada pimpinan ponpes dan ulama yang diduga PKI. Ia tegaskan, se­jauh ini pihaknya belum menda­patkan informasi secara benar isu yang meresahkan warga tersebut. “Yang jelas (kegiatan-red) ini untuk mengamankan Kota Serang biar bersih dari ODGJ. Akan terus melakukan kegiatan ini sampai bersih dari ODGJ,” pungkasnya. (jpnn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.