SIMRAL Diharapkan Dapat Cegah Pembangunan “Siluman”

CILEGON, SNOL—Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon, Ati Marliati berharap SIMRAL (Sistem Informasi Manajemen Perencanaan, Penganggaran, dan Pelaporan mampu mewu­judkan pemerintahan yang ber­sih dan transparan sehingga dapat dipertanggungjawabkan kepada Masyarakat.

“Diharapkan juga dengan menggunakan SIMRAL ini tidak ada usulan rencana program dan kegiatan pembangunan daerah yang tidak diketahui asal usulnya, tidak diketahui siapa yang bertanggung jawab terh­adap usulan program kegiatan pembangunan daerah tersebut, Bahasa populernya tidak ada lagi usulan rencana program dan kegiatan pembangunan yang siluman, sehingga dapat merugikan Masyarakat,” ujar Ati dalam sosialisasi SIMRAL kepa­da Anggota DPRD Kota Cilegon yang dilakukan di Ruang Rapat DPRD Kota Cilegon, kemarin.

Ati Marliati menyatakan ba­hawa maksud dan tujuan SIM­RAL agar proses pengelolaan kegiatan pembangunan Kota Cilegon dapat dipertanggung­jawabkan. “Maksud dan tujuan SIMRAL ini adalah agar Mana­jemen Perencanaan, Pengang­garan, dan Pelaporan difokus­kan pada kebutuhan dukungan implementasi teknologi infor­masi dalam pengelolaan keg­iatan pembangunan supaya membangun tertib administra­si dan terjaganya konsistensi data pembangunan daerah, pengelolaan program dan keg­iatan pembangunan serta pen­gelolaan keuangan daerah nya bisa dipertanggungjawabkan, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ati mengatakan proses perencanaan yang di­lakukan Pemerintah Kota Ci­legon sudah melewati tahapan musrenbang Kelurahan dan akan disinergikan dalam ren­cana kerja (renja) DPRD. “Saat ini proses perencanaan telah melewati tahapan musrenbang kelurahan dan kecamatan, dan akan dilanjuti tahap forum ren­ja, sebelum memasuki tahapan penyusunan renja, OPD di pan­dang perlu memperhatikan pokok-pokok pikiran hasil reses DPRD, agar hasil musrenbang kecamatan dan reses DPRD da­pat disinergikan dalam Renja OPD,” katanya. (bnn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.