Sampah di Kali Sipon Sulit Diangkut

Akses Jalan Sulit Dilalui Kendaraan Besar

PAKUHAJI, SNOL- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabu­paten Tangerang mengaku kesulitan untuk mengangkut tumpukan sampah di Kali Sipon di Kampung Kamal Kajangan, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji. Hal tersebut dikarenakan kecilnya ak­ses jalan menuju kali tersebut.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan wilayah unit 9 yang melipu­ti Kecamatan Pakuhaji, Sepatan, Mauk dan Rajeg Didi Rusdi mengatakan kare­na tak bisa dilalui kendaraan berukuran besar maka pihaknya harus mengop­erasikan 3 gerobak motor dengan 8 per­sonil kebersihan. Selanjutnya gerobak tersebut mengangkut sampah dari Kali Sipon menuju truk di jalan besar.

“Prosesnya cukup lama karena jalan­nya tak bisa dimasuki truk besar,” jelas Didi kepada Satelit News, Jumat (23/2).

Menurut Didi, pengangkutan sampah di­lakukan sejak pagi hari, hingga sore harinya petugas masih mengangkut sampah yang memang cukup banyak. “Kita lakukan pen­gangkutan secara manual.,” tuturnya

Selain itu sempitnya jalan, petugas juga harus berhatihati mengangkut sampah agar tidak tercebur sungai, karena sungai tersebut cukup dalam dan berlumpur. “Petugas juga kesu­litan mengeruk sampah yang berada dibawah jembatan, karena posisi jem­batan sangat rendah,” tuturnya.

Didi menambahkan, tingginya tump­akan sampah di kali di Kecamatan Paku­haji karena rendahnya budaya hidup ber­sih masyarakat. Sampahsampah tersebut adalah sampah rumah tangga yang oleh warga dibuang ke sungai setiap hari. “Ma­syarakat kita kesadarannya masih kurang, buang sampah di kali,” pungkasnya.

Sementara itu, petugas kebersihan DLHK Kabupaten Tangerang Sutarno mengatakan selain mengakut sampah di Kali Sipon di Desa Gaga, dirinya bersama personil kebersihan yang lain juga mem­bersihkan sampahsampah yang berada di beberapa kali di Kecamatan Pakuhaji. “Kesulitan personil kebersihan untuk mengangkut sampah dikali di Pakuhaji ini selain tumpukan sampah yang banyak juga akses jalan yang sempit,” kata Sutarno.

Sutarno berharap, masyarakat untuk membantu personil kebersihan dalam upaya mengakut sampah dengan cara membuang sampah pada tempatnya “Saya hanya pesan agar warga membuang sam­pah ke tempat sampah yang sudah dise­diakan agar kami mudah untuk mengang­kutnya,” pungkasnya. (imron/hendra)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.