Balai Karantina Cilegon Periksa Beras Impor Asal Vietnam

CILEGON, SNOL – Balai Karantina Pertanian (BKP) Kota Cilegon melakukan pemeriksaan terhadap Beras impor sebanyak 3.000 ton asal Vietnam yang tiba pada Jumat (23/2/2018) di Pelabuhan Indah Kiat Merak, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon. Beras impor tersebut diangkut menggunakan MV Star 126.

Koordinator Fungsional Karantina Tumbuhan pada BKP Kota Cilegon,  Rahmat Kurnia mengatakan bahwa sebagai  UPT Pusat Lingkup Badan Karantina Pertanian melakukan Tindakan Karantina sesuai Tupoksi yakni menugaskan petugas fungsional Karantina Tumbuhan untuk melakukan pemeriksaan admistratif, pemeriksaan alat angkut, pemeriksaan visual secara langsung terhadap Media Pembawanya yakni Beras.

“Selain itu juga dikakukan pengambilan sampel dan pengawasan bongkar muat sampai selesai serta melakukan penyegelan gudang penyimpanannya untuk mengamankan beras tersebut sampai hasil uji Laboratorium menyatakan bebas atau tidak ditemukan OPTK atau Target Pest-nya, yaitu  Trogoderma granarium dan sithophylus granarius yang merupakan jenis hama atau serangga hama,” terangnya, Sabtu (24/2).

Kepala Bidang Pengadaan Perum Bulog Divisi Regional DKI Jakarta dan Banten Wawan Anwar Kurniawan mengatakan bahwa beras impor sebanyak 3.000 ton itu merupakan rangkaian beras impor sebelumnya sebanyak 6.000 ton. “Beras ini langsung diangkut ke Gudang Bulog Tangerang di Cikande. Itu kan beras pemerintah. Ini semua akan diangkut di Cikande,” terangnya. Dia menyatakan bahwa akan ada kiriman beras selanjutnya yang akan ditimbun di Gudang Bulog Tangerang.  “Seterusnya insya Allah masih ada, kita kan nunggu perintah saja. Terima 10 ribu ton masuk, 3.000 ribu ton masuk. Kita hanya nunggu perintah karena bukan Bulog yang impor beras,” ucapnya. (bnn)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.