Polresta Tangerang Siapkan Negosiator Cantik

Upaya Meredam Amuk Masa Jelang Pilkada

TIGARAKSA,SNOL—Polresta Tangerang siagakan puluhan polisi wanita (polwan) cantik sebagai tim negosiator anti huru hara, jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tangerang Juni mendatang. Para polwan cantik itu juga telah dibekali teknik dan keterampi­lan untuk mengantisipasi amuk masa agar tidak terus memanas.

Di sela-sela kesibukannya, saat gelar Sistem Pengamanan Kota (SispamKota) Tangerang, Wakapolres Tangerang, AKBP Oki Waskito mengatakan, pi­haknya telah menyiapkan se­jumlah Polwan sebagai tim ne­gosiator untuk mengantisipasi sekaligus meredam amuk masa menjelang Pilkada hingga pene­ tapan pemenang ke depan.

Menurut Oky, meski anggota dari tim negosiator itu dibentuk dari para Polwan, namun para polisi cantik tersebut telah dilatih dan mendapat­kan ilmu keterampilan dalam strategi pengamanan dengan cara menenang­kan emosi dari amuk masa agar tidak terus meluas.

Ia berharap ke depan tidak perlu lagi ada kerusuhan usai pelaksa­naan Pilkada Bupati dan Wakil Bu­pati Tangerang oleh pihak-pihak yang merasa keberatan. Kata dia, pengamanan dangan diterjunkannya Powan negosiator diharapkan akan menghindari kerugian yang ditimbul­kan antara pihak demonstran dengan polisi saat aksi unjuk rasa berlang­sung.

“Jumlahnya ada satu pleton atau berjumlah 30 orang Polwan sengaja dibentuk sebagai tim negosiator pen­enang amuk masa jelang Pilkada Kabupaten Tangerang mendatang,” kata Oky, kepada Satelit News, Senin (26/2).

Sejumlah rangkaian kegiatan pen­gamanan jelang Pilkada Kabupaten Tangerang pada Juni mendatang juga digelar dalam SispamKota yang dis­elenggarakan oleh Polresta Tangerang bekerjasama dengan TNI, Satpol PP Kabupaten Tangerang, KPU, Dishub dan pihak terkait lainnya di depan GSG Kabupaten Tangerang. Simulasi pengamanan amuk masa dari pihak yang berkeberatan atas ketetapan KPU dengan ditetapkannya kepala daerah dan wakilnya sebagai pemimpin yang baru, juga digelar dalam aksi Sispam­Kota tersebut.

Oky menilai, Polwan memiliki per­an penting bagi Polri, terutama dalam meredam aksi demonstrasi yang ker­ap dilakukan oleh masyarakat. Menu­rutnya, Polwan lebih efektif dalam menangani sekaligus meredam aksi unjuk rasa. Selain sebagai negosiator, polwan juga memiliki tugas penting lain, yakni dalam penanganan kasus kejahatan asusila maupun kejahat­an yang melibatkan anak-anak dan perempuan.

Sementara itu, Dandim 0510/Ti­garaksa, Letkol Inf Yogi Muhamanto mengatakan, akan terus membantu Polisi dalam mengamankan Pilkada mendatang. Menurutnya, TNI akan menurunkan dua pertiga dari jumlah polisi yang ada agar Pilkada Kabupat­en Tangerang berjalan lancar.

“Akan selalu siap membantu. Se­dikitnya dua pertiga personil TNI akan diturunkan pada Pilkada Kabupaten Tangerang mendatang,” pungkasnya. (mg1/aditya)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.