Lima Desa Diseleksi Jadi Desa Wisata

MAUK, SNOL- Kecamatan Mauk tengah menyeleksi 5 desa diwilayahnya untuk dijadikan sebagai desa wisata. Kelima desa yang diseleksi tersebut adalah Desa Tanjung Anom,   Desa Gunung Sari,   Desa Mauk Barat,   Desa Sasak, dan Desa Marga Mulya.

Sekretaris Camat (Sekcam)   Mauk Cucu Abdulrosyied mengatakan desa yang ter­pilih nantinya akan dijadikan rintisan desa wisata di Kecamatan Mauk. Desa tersebut akan mendapatkan pembinaan sehingga benar-benar bisa menjadi destinasi wisata yang bisa mendatangkan wisatawan ke Kecamatan Mauk.

Cucu menjelaskan,   kriteria desa yang akan dipilih menjadi desa wisata dian­taranya adalah mempunyai kekhasan dan keunikan dari desa lainnya. Selain itu yang paling terpenting lanjut Cucu, desa tersebut memiliki interaksi den­gan kelompok sadar wisata (pokdarwis) sehingga ada kemauan kuat dari ma­syarakat setempat.

“Apabila masyarakat tak memiliki kemampuan, maka sulit tercipta,” Cucu kepada Satelit News,   Rabu (28/2).

Salah satu rangkaian proses seleksi desa wisata ini adalah jelas Cucu, nanti­nya masing masing aparatur desa ha­rus memiliki konsep pengembangan wisata di wilayahnya . Nantinya kon­sep pengembangan tersebut harus di ekspose dihadapan pihak Kecamatan.

“Rencannya nanti pada Senin (5/3) mendatang, kelima aparatur desa akan melakukan pemaparan konsep desa wisata yang dimilikinya di kantor Keca­matan Mauk,”   kata pria yang juga men­jabat sebagai Ketua KNPI Kabupaten Tangerang ini.

Cucu menjelaskan jika terpilih maka desa tersebut akan di rekomendasi ke Dinas Pemuda Olahraga,   Kebudayaan,   dan Pariwisata (Dispenbudpar) Kabu­paten Tangerang.   Nantinya Dispen­budpar yang akan mendukung desa tersebut mulai dari penataan dan ang­garan desa agar layak dijadikan desa wisata

“ Desa yang terpilih juga akan men­jadi rintisan desa wisata dan menjadi pilot projek bagi penataan desa wisata lainnya di Kecamatan Mauk,”   tuturnya

Cucu berharap,   bila sudah ada desa wisata yang sudah ditetapkan di Keca­matan Mauk selain bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerahnya juga bisa meningkatkan kesejahteraan warga sebab diyakini banyak warga bisa berjualan di sekitar objek wisata terse­but. “Saya yakin kalau ada desa wisata bisa meningkatkan kesejahteraan eko­nomi warga,”   pungkasnya.

Dihubungi terpisah,   Kepala Desa Marga Mulya Abu Bakar mengaku pi­haknya sudah menyiapkan konsep agar Desa Marga Mulya ditetapkan menjadi Desa wisata. Namun Abu Bakar tidak mau menjelaskan konsep terlebih da­hulu.

Abu Bakar menambahkan,   Desa Marga Mulya dimasukkan seleksi men­jadi desa wisata lantaran memiliki objek wisata pantai yang tidak kalah menarik dari desa yang lain di Tangerang Utara.   “Warga Marga Mulya sudah sadar wisa­ta makanya kita siap bertarung untuk menjadi desa wisata,”pungkasnya.   (im­ron/hendra)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.