Banjir di Binong Dinilai Parah

Warga Sempat Dievakuasi, Kini Sudah Surut

CURUG, SNOL—Hujan deras disertai petir Sabtu (3/3), membuat ratusan rumah di Perumahan Binong Kelu­rahan Binong Kecamatan Curug di­landa banjir. Meski Minggu (4/3) ke­marin sudah surut, warga menyebut banjir ini paling parah.

Camat Curug Rahyuni mengungkap­kan, banjir di Perum Binong mulai dari Sabtu pukul 16.30 dan mulai surut pada Minggu dini hari pukul 02.00. Menurut­nya, warga sempat dievakuasi, namun setelah surut warga berangsur kembali ke rumahnya masing-masing.

“Informasi warga banjir ini paling parah, seperti musibah banjir tahun 2010 lalu. Setelah hujan deras dan air kiriman tidak tertampung kemudian membanjiri ratusan rumah warga di Perum Binong,” ujarnya kepada Satelit News, kemarin.

Lanjut Rahyuni, banjir yang me­landa wilayah Curug tidak hanya di Perum Binong tapi juga di wilayah Sukabakti tepatnya di Perum Griya Karawaci, Perum CMC II di wilayah Cukanggalih, serta wilayah Kadu Jaya tepatnya di belakang RM Guma­rang. Selain Menurutnya, ketinggian air bervariari dari setumit hingga sepinggang orang dewasa.

“Kalau di belakang RM Gumarang itu baru surut tadi (kemarin, red) sekitar jam 11.00. Ada sekitar pulu­han pemukiman yang kebanjiran. Di Kadu Jaya itu ada kali yang juga jalur Sungai Cirarab yang menyem­pit. Itu banjirnya belakangan, karena kiriman air tidak tertampung dan meluap, makanya surutnya juga be­lakangan,” jelasnya.

Akibat bencana banjir ini kata Ra­hyuni, warga juga sudah diberikan bantuan dari Badan Penanggulan­gan Bencana Daerah (BPBD) Kabu­paten Tangerang dan kecamatan. “Bantuan sudah diberikan kepada warga terdampak banjir pada Sabtu malam dan Minggu pagi,” imbuhnya.

 

Banjir Juga Terjadi di Tigaraksa

Sementara itu, Kabid Rehabili­tasi dan Rekonstruksi BPBD Ka­bupaten Tangerang, Najamudin mengungkapkan, banjir pada Sabtu lalu melanda sejumlah lokasi yakni Kelurahan Binong, Cukanggalih, dan Perum Puri 1 Tigaraksa. Menurut­nya, ketinggian banjir hingga seping­gang orang dewasa.

“Sampai saat ini seluruh wilayah yang dilanda banjir sudah surut danm warga yang sempat dievakuasi sudah kembali ke rumah. Banjir ter­jadi setelah hujan deras, kalau yang di Tigaraksa banjir dari jam 15.00 hingga 20.00 mulai surut,” tandasnya.

Hingga kini kata dia, BPBD juga masih terus memantau wilayah yang berpotensi banjir di Kabupaten Tangerang. “Kami menghimbau war­ga agar tetap waspada terhadap ben­cana banjir, mengingat cuaca masih ekstrim,” tegasnya.

Anggota Satpol PP Kabupaten Tangerang, Acep mengatakan, untuk di lokasi Perum Puri 1 Permai banjir terjadi di RT 01, 02 dan 03/ RW 05 Desa Pematang Kecamatan Tiga­raksa. Saat banjir Sabtu kemarin, Ca­mat Tigaraksa dan BPBD juga sudah mendatangi lokasi banjir.

“Rumah yang terendam kurang lebih 100 rumah. Sumber banjir dari aliran sungai di dalam Perum yang tidak menampung air dan penyem­pitan jalur pembuangan air. Saat ini sudah surut,” pungkasnya. (aditya)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.