Limbah Pabrik Karung Dituding Tak Ramah Lingkungan

PAKUHAJI, SNOL—Sejumlah warga Kam­pung Kali Baru RT 02 RW 01, Desa Kali Baru, Kecamatan Pakuhaji mengeluh­kan keberadaan pabrik karung yang berada di lingkungan perkampungan mereka. Warga menilai limbah pabrik karung tersebut tidak ramah lingkun­gan karena mencemari dan menggang­gu lingkungan perkampungan.

Warga Kampung Kali Baru, Desa Kali Baru, Kecamatan Pakuhaji Egi Saputra menjelaskan saat proses produksinya, pabrik yang mendaur ulang kembali karung bekas menjadi baru dengan jalan dibakar tersebut, mengeluarkan asap yang mencemari udara. Akibatnya warga banyak yang mengalami gang­guan pernapasan.

Menurut Egi sebenarnya warga sudah lama warga yang mengeluhkan kondisi ini. Bahkan menurut Egi, warga sudah membuat surat keluhan resmi ke Ketua Rukun Tetangga (RT) untuk disampai­kan ke pemilik pabrik karung namun keluhan warga belum direspon oleh pe­milik pabrik.

“Sampai saat ini keluhan warga tak pernah direspon oleh pihak pabrik,” keluh Egi kepada Satelit News, Minggu, (4/3).

Tak hanya soal pencemaran udara akibat pembakaran karung bekas, war­ga juga merasa tertipu oleh pemilik pabrik karung saat mengurus surat izin lingkungan. Izin yang dimintakan kepa­da warga dianggap tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Selain itu warga mengeluhkan juga perluasan lahan pabrik karung yang di­lakukan oleh pengusaha. Karena lokasi pabrik yang berdekatan dengan sungai mengakibatkan tanggul pembatas an­tara sungai Cisadane dengan perkam­pungan warga rusak.

Egi berharap, pemilik pabrik karung segera merespon keluhan warga terse­but agar warga yang berada di lingkun­gan pabrik tidak terganggu sebab warga pada dasarnya bisa menerima lingkungan perkampungan menjadi kawasan gudang dan pabrik asalkan tidak meng­ganggu warga sekitar. “Saya juga minta pemerintah daerah segara turun tangan bila pemilik pabrik tidak merespon ke­luhan warga agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Sementara itu Ketua RT 02 RW 01 Desa Kali Baru Rodin membenarkan adanya keluhan warga terkait limbah dari pabrik pabrik karung yang berada di sekitar RT 02 RW 01 Desa Kali Baru. Dirinya juga telah menyampaikan ke­luhan warga tersebut kepada orang kepercayaan pemilik pabrik karung karena dirinya tidak tahu siapa pemi­lik pabrik karung tersebut. “Jangankan tahu pemilik pabrik karung itu, nama pabriknya juga warga tidak tahu. Na­mun Sudah saya berikan surat keluhan warga itu dan hingga saat ini belum di­tanggapi.” singkatnya.

Hingga berita ini diturunkan, Satelit News belum bisa mengkonfirmasi ter­hadap pemilik pabrik karung tyersebut. Karena Berdasarkan penjaga keamanan pabrik karung yang enggan disebutkan namanya mengatakan administrasi pabrik sedang libur. “Senin saja ke sini lagi kalau mau konfrmasi,” singkatnya. (imron/hendra)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.