Bos Maling Rumsong Tewas Ditembak

5 Tersangka Dijebloskan ke Penjara

SERPoNG,SNOL— Tim Buser Pol­sek Serpong dan Tim Vipers Pol­res Tangerang Selatan meringkus komplotan spesialis pencurian rumah kosong (Rumsong), Senin (5/3). Gembong perampok da­lam komplotan ini yakni Sam (40) tewas diterjang timah panas lantaran melakukan perlawanan saat disergap polisi.

“Pelaku berjumlah enam orang itu ditangkap di rumah kontrakannya, di wilayah Cipayung, Jakarta Timur,” ungkap Ka­polres Tangerang Selatan, AKBP Fadli Widianto, kepada awak media di Mapolsek Serpong, Se­lasa (6/3).

Para tersangka yang diamankan di antaranya Kelima identi­tas pelaku yang saat ini ditahan di Mapolsek Serpong adalah Bil­ly Gunawan (22), Limarko Aditya Cesar (23), Noce Ishak (45), Jusriadi (34), dan Bayu Krisna (39). Tiga pelaku yakni Limarko Aditya, Noce Ishak, dan Jusiardi harus merasakan timah panas di bagian kakinya karena berusaha kabur saat ingin dibawa petugas kepolisian.

Komplotan jaringan Palem­bang ini akhirnya berhasil di­tangkap setelah puluhan kali melancarkan aksi kejahatannya di sejumlah kawasan Jakarta dan Tangerang Selatan. “Di Tangerang Selatan sudah 20 ti­tik rumah yang mereka bobol. Mereka berkomplot datang menggunakan sepeda motor. Dalam melancarkan aksinya, para pelaku dibekali dengan senjata api,” terangnya.

Penangkapan komplotan pelaku pelaku pencurian rumah kosong ini bermula dari tertang­kapnya dua pelaku di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kedua pelaku ditangkap lantaran be­raksi di sebuah rumah kosong di kawasan Ciputat. Bahkan pelaku sempat mengancam pembantu rumah tangga menggunakan senjata api.

Setelah diintrogasi, kemudian dilakukan pengembangan dan akhirnya berhasil mendapati gembongnya berinisial SM. Saat hendak ditangkap SM mencoba menembak polisi menggunakan senjata api jenis revolver. Karena melawan itulah petugas terpak­sa melakukan tindakan terarah dan terukur dengan menembak pelaku hingga tewas di rumah kontrakannya di Cipayung, Ja­karta Timur. Sementara lima pelaku lainnya berhasil ditang­kap dan digelandang ke Mapol­sek Serpong.

“Satu orang tersangka sekali­gus pimpinan komplotan pencuri spesialis rumsong bernama Sam ditembak tepat mengenai da­danya dan meninggal di tempat karena berusaha melawan meng­gunakan senjata api, jasad Sam dibawa petugas ke RS Polri, Kra­mat Jati, Jakarta Timur,” ujar Fadli.

Dari para pelaku, petugas me­nyita sejumlah barang bukti, antara lain 1 senjata api SIG Sau­er dan peluru tajam sebanyak 7 butir, 2 senjata air soft gun, 3 palu, 3 kunci letter L, gerinda, golok.

Polisi juga mengamankan ba­rangbarang curian yang belum sempat dijual oleh para pelaku. Barangbarang tersebut dian­taranya tiga unit sepeda motor, tiga buah tab, 17 handphone, 24 jam tangan, dua buah kamera, tiga buah kotak perhiasan leng­kap dengan 11 gelang, enam cincin, dan tiga liontin serta satu buah PlayStation, dan 19 berba­gai jenis tas.

“Barang bukti diambil dari masingmasing rumah pelaku saat penggeledahan di Cipayung, Jakarta Timur, sedangkan lokasi pencurian terjadi di Mela­ti Mas, BSD City, Kencana Loka, dan Ciputat,” ujar Fadli.

Atas perbuatannya kelima pelaku tersebut dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman tujuh tahun kurungan.

Fadli berpesan kepada masyarakat yang ingin meninggalkan rumah ketika bekerja agar membuat komunitas warga dan meningkatkan ke­waspadaan dengan melakukan pengamanan. Bagi yg mampu boleh memasang CCTV karena CCTV penting sebagai ba­han untuk pengungkapan kasus. (jarkasih)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.