Oknum Kepsek Dipolisikan

Diduga Cabuli 2 Orang Siswinya

CIGEMBLONG,SNOL–Oknum Kepala Sekolah di Cigemblong, Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak, SJ (50) dilaporkan ke Kepolisian Re­sort (Polres) Lebak, Selasa (6/3) lalu. SJ dilaporkan oleh Lukman, warga Kampung Panyaungan RT/RW 01/01, Desa Panyaungan, Kecamatan Ci­hara, Kabupaten Lebak. Lukman merupakan orangtua dari Bunga (7), korban pencabulan yang diduga di­lakukan oleh SJ.

Lukman, saat dikonfirmasi oleh wartawan menuturkan kronologis ke­jadian dugaan pencabulan yang di­lakukan oleh oknum Kepsek SDN 3 Cigemblong terhadap putrinya, sebut saja Bunga (7) dan Mawar (7) keponakannya.

“Saya tahu pada hari Senin (26/2), saya dikasih tahu isteri jika telah terjadi pelecehan seksual terhadap anak saya Bunga (7) dan anak adik dari isteri saya Mawar (7), yang baru duduk di bangku kelas 2. Terduga pelakunya adalah, SJ oknum Kepsek SDN di Cigemblong,” tutur Lukman, Rabu (7/3).

Ironisnya, kata Lukman, pelaku merupakan suami bibi dari isterinya. Kejadian pencabulan terhadap kedua korban oleh terduga pelaku sudah berlangsung lama, berdasarkan pengakuan Mawar dan Bunga. Namun kata Lukman, setelah dirinya mendapat laporan dari isterinya tidak langsung melaporkan kepada kepolisian. Karena, dirinya masih melakukan penyelidikan dan mencari informasi atas kejadian tersebut.

“Hari Kamis tanggal 1 Maret 2018, saya menyuruh anak saya kakak Bunga dan Tati ibu dari Mawar untuk melapor­kan ke Polsek Panggarangan. Waktu ke Polsek Pangggarangan, saya memang tidak ikut. Karena saya tidak kuat, se­bab korbannya anak saya sendiri. Ber­hubung tidak ada Unit PPA di Polsek Panggarangan, kemudian kami diarah­kan untuk melapor ke Polres Lebak,” paparnya.

Dijelaskannya, pada 2 Maret 2018, pihaknya mendatangi Mapolres Lebak untuk membuat laporan pengaduan. Saat itu, laporan pengaduan yang disampaikannya ke Polres Lebak lang­sung di respon dan terduga pelakupun sudah dipanggil dan diperiksa oleh pe­nyidik Kepolisian.

“Kemudian saya dan keluarga dua hari kemudian dipanggil lagi ke Ma­polres, dan kemarin pada hari Selasa tanggal 6 Maret 2018, akhirnya saya res­mi melaporkan SJ ke Mapolres Lebak atas dugaan tindak pidana perbuatan cabul atau pelecehan seksual terhadap anak saya,” ujar Lukman.

Terpisah, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kapolsek Pang­garangan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Tatang Warsita membenarkan adanya laporan kasus tindak pidana dugaan pencabulan tersebut. “Iya betul, dugaan pencabulan itu korbannya dua orang. Untuk lebih jelasnya silahkan konfir­masi ke Kasat Reskrim Polres Lebak,” ujarnya.

Sementara, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lebak, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Zamrul Aini membenar­kan atas laporan pencabulan dari warga Kampung Panyaungan RT/RW 01/01, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak.

Kata AKP Zamrul, terduga sudah di­lakukan pemeriksaan berikut keterangan saksi maupun korban. “Hari ini kita lakukan penahanan terhadap pelaku,” ujar AKP Zamrul Aini, saat di­hubungi Satelit News melalui telepon selulernya. (mulyana/mardiana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.