UMKM Dibekali Pengetahuan Ekspor

SERPoNG,SNOL— Puluhan pelaku usa­ha mikro kecil menengah (UMKM) di Kota Tangerang Selatan dibekali ilmu pengetahuan tentang ekspor produk. Workshop ini dilakukan agar mereka dapat meningkatkan kualitas produknya sehingga bisa bersaing dengan produk asing di pasar global.

Workshop yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mela­lui Dinas Koperasi dan Usaha Ke­cil Menengah (UKM) di Kampung Anggrek Resto, Kecamatan Serpong itu dibuka langsung Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie yang di­dampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dahlia Nadeak. Pada kegiatan ini juga

menghadirkan narasumber dari Bea dan Cukai dan Bank Syariah Mandiri.

Benyamin Davnie dalam mengaku, Pemkot selalu berkomitmen dalam memajukan sektor UMKM dengan terus melakukan berbagai inovasi dan kerjasama dengan ber­bagai pihak. Ini untuk mempermu­dah pelaku UMKM dalam memasar­kan produknya. “Dengan kegiatan ini pelaku UMKM bisa mengetahui tentang pemasaran produk untuk eksport keluar negeri,” katanya.

Saat ini sejumlah produk UMKM dari Kota Tangsel sudah tembus ke luar negeri. Seperti produk kuliner, fashion serta handycraft sudah di­pasarkan ke internasional. Seperti Cina, Malaysia, Hongkong, Jerman serta Eropa.

“Saya harapkan dengan kegiatan ini peserta dapat mengetahui aturan administrasi untuk memasarkan produknya ke luar negeri. Produk yang memenuhi persyaratan standar internasional harus diketahui pelaku usaha. Sehingga produk UMKM dari Kota Tangsel dapat berdaya saing,” ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel Dahlia Nadeak mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan agar pelaku UMKM dapat mengerti prosedur dan tata cara eksport produk. Karena produk UMKM dari Kota Tangsel sudah tembus ke manca negara. “Jangan sam­pai pelaku usaha dirugikan karena tidak mengetahui prosedur ekspor barang,” imbuhnya.

Untuk itu, sambung Dahlia, pelaku UMKM di Kota Tangsel untuk terus melakukan penetrasi pasar ke manca negara. Pemasa­ran dan promosi produk dibantu Dinas Koperasi dan UKM melalui pameran di luar negeri maupun pe­masaran melalui online. “Kita juga terus lakukan pembinaan terhadap pelaku usaha agar produknya bisa standar internasional. Salahsa­tunya kemasan yang menarik,” terangnya.

Dahlia menerangkan, Kota Tang­sel kedepan sedang memaksimalkan peran teknologi dan inovasi termasuk dalam konteks pengembangan koperasi, salah satunya adalah pembangunan gedung Innovation Center. Keberadaan gedung ini nantinya un­tuk meningkatkan produk UMKM di Kota Tangsel.

Di tempat yang sama, narasumber dari Praktisi Import Bea Cukai Elfi Haris menjelaskan tentang prosedur ekport produk ke luar negeri. Un­tuk tata administrasi ekspor saat ini dipermudah dengan adanya sistem online. (jarkasih)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.